Kota Yogya

Seluruh Rumah Sakit di Yogya Bekerjasama dengan BPJS Kesehatan

Seluruh rumah sakit di Kota Yogyakarta bisa melayani pasien yang sudah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat.

Seluruh Rumah Sakit di Yogya Bekerjasama dengan BPJS Kesehatan
internet
Logo BPJS Kesehatan 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seluruh rumah sakit di Kota Yogyakarta bisa melayani pasien yang sudah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Tidak ada satupun rumah sakit di kota yang putus kontrak dengan BPJS Kesehatan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala BPJS Kesehatan Yogyakarta, Dwi Hesti Yuniarto yang mengatakan bahwa sertifikat akreditasi menjadi syarat wajib yang ingin bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan itu sudah dipenuhi semua rumah sakit di kota.

"Semuanya (rumah sakit) bisa melayani," ujarnya saat ditemui Tribunjogja.com, Senin (7/1/2019).

Baca: Mencicipi Nikmatnya Nasi Jagung Khas ala Rumah Makan Kampung Jawa Sleman

Ia pun menjelaskan, rumah sakit harus memenuhi persyaratan untuk bisa melakukan kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Persyaratan tersebut meliputi surat izin operasional, surat penetapan kelas rumah sakit, surat izin praktik (SIP) tenaga kesehatan yang berpraktik, nomor pokok wajib pajak (NPWP) badan, dan perjanjian kerjasama dengan jejaring ketika diperlukan.

"Selain itu dibutuhkan juga sertifikat akreditasi dan surat pernyataan kesediaan memenuhi peraturan yang terkait dengan JKN," tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Agus Sudrajat mengatakan bahwa seluruh rumah sakit di Kota Yogyakarta telah memiliki surat akreditasi dan baru saja memperbarui akreditasi untuk 2019 mengisi form yang disediakan Kementerian Kesehatan.

Baca: BPJS Kesehatan Cabang Sleman Salurkan Bantuan Kepada Panti Asuhan Ghifari

"Semua rumah sakit mengisi form tersebut. Pengisian ditutup per 31 Desember 2018. Namun Sekjen Kemenkes memberikan kesempatan lagi untuk pengisian hingga Januari 2019. Hasilnya nanti bisa diketahui sekitar Maret dan April 2019," terangnya.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved