Pilpres 2019

SBY dan Prabowo Sepakati Mulai Januari 2019 Akan Fokus Kampanyekan Visi, Misi dan Program

SBY dan Prabowo Sepakati Mulai Januari 2019 Akan Fokus Kampanyekan Visi, Misi dan Program

SBY dan Prabowo Sepakati Mulai Januari 2019 Akan Fokus Kampanyekan Visi, Misi dan Program
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat memberikan keterangan seusai bertemu calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, di kediaman pribadinya, kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Ketua umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto menyepakati strategi kampanye menjelang pemungutan suara pada 17 April 2019 mendatang.

Kesepakatan itu diraih setelah keduanya bertemu di kediaman Prabowo di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (12/21/2018).

SBY mengungkapkan, mulai Januari 2019, Prabowo dan calon wakil presiden Sandiaga Uno akan fokus untuk mengampanyekan visi misi dan program yang ditawarkan.

"Kami sepakat, mulai dari Januari hingga April mendatang, kurang lebih 3,5 bulan mendatang, kami akan fokus, utamanya Pak Prabowo sebagai calon presiden untuk menjelaskan kepada rakyat Indonesia yang akan memilih nanti siapa presiden dan wapres yang lebih diyakini bisa memimpin negeri ini lima tahun mendatang lebih baik lagi," ujar SBY seusai pertemuan.

Baca: Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres Pilpres 2019, Dimulai 17 Januari Mendatang

"Maka yang akan disampaikan lebih kepada visi misi serta tawaran program dan kebijakan untuk menjawab aspirasi rakyat," kata Presiden keenam RI itu.

Menurut SBY, selama tiga bulan masa awal kampanye, ia bersama para pengurus Demokrat telah berkeliling ke sejumlah daerah.

Dalam safari politiknya itu, SBY menyerap berbagai aspirasi dan harapan masyarakat mengenai figur pemimpin yang diinginkan.

"Kami punya rencana, kami punya strategi dan Insya Allah akan kami jalankan," ucap SBY.

Selain itu, SBY juga menyampaikan pandangannya terkait dinamika yang terjadi selama tiga bulan masa awal kampanye Pilpres 2019.

Menurut SBY, selama masa awal kampanye tidak terlalu banyak ruang bagi masyarakat untuk mengetahui visi misi, program dan kebijakan para capres.

Baca: KPU Sleman: E-KTP Invalid Rawan Disalahgunakan oleh Pemilih Khusus

Halaman
12
Editor: has
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved