Sleman

KPU Sleman: E-KTP Invalid Rawan Disalahgunakan oleh Pemilih Khusus

Keberadaan E-KTP invalid hanya berdampak pada DPK, sedangkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tetap aman.

KPU Sleman: E-KTP Invalid Rawan Disalahgunakan oleh Pemilih Khusus
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Ribuan E-KTP invalid yang ditempatkan di wadah khusus sebelum dimusnahkan, Rabu (19/12/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Komisioner KPU Sleman Indah Sri Wulandari memandang pemusnahan E-KTP invalid sebagai kebijakan yang tepat.

Sebab secara konteks Pemilu, keberadaan E-KTP invalid bisa mengancam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

"DPK ini adalah pemilih yang mencoblos hanya dengan menunjukkan kartu identitas saat datang ke TPS," jelas Indah pada Tribunjogja.com di Lapangan Pemkab Sleman, Rabu (19/12/2018).

Baca: 13 Langkah Flawless Make Up Look Flormar, Lengkap dengan Video Tutorial

Indah menjelaskan, E-KTP invalid bisa disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggungjawab untuk memberikan hak pilihnya di TPS.

Akibatnya, pemilik E-KTP yang asli kehilangan hak pilihnya, lantaran identitasnya telah digunakan oleh orang lain.

"Itu jelas perbuatan merugikan," kata Indah.

Baca: Disdukcapil Sleman Musnahkan 17.789 KTP-el Rusak dan Invalid

Indah juga memastikan keberadaan E-KTP invalid hanya berdampak pada DPK, sedangkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tetap aman.

Kepala Disdukcapil Sleman Jazim Sumirat menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan KPU Sleman dalam hal verifikasi DPT.

"Itu sebabnya pemusnahan E-KTP ini juga menghadirkan perwakilan dari KPU," kata Jazim.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved