Kesehatan

Pentingnya Asupan Nutrisi Sesuai Angka Kecukupan Gizi Guna Menjaga Tumbuh Kembang Optimal Si Kecil

1000 Hari Pertama Kehidupan buah hati merupakan masa yang berharga dan tidak akan terulang kembali.

Pentingnya Asupan Nutrisi Sesuai Angka Kecukupan Gizi Guna Menjaga Tumbuh Kembang Optimal Si Kecil
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawetri
Blackmores saat menggelar jumpa pers usai seminar edukasi Kampanye Bunda PAS berlangsunh pada Sabtu (13/10/2018) di Hotel Harper Mangkubumi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - 1000 Hari Pertama Kehidupan buah hati merupakan masa yang berharga dan tidak akan terulang kembali.

Oleh sebab itu, guna menjaga tumbuh kembang optimal si kecil selama 1000 Hari Pertama Kehidupannya, setiap ibu diharapkan bisa memahami pentingnya asupan nutrisi yang sesuai Angka Kecukupan Gizi.

Baca: Kampanyekan Bunda Peduli Asupan Sehat, Blackmores Adakan Seminar Edukasi

Menurut data Survey Demografi dan Kesehatan Indonesa (SDKI) tahun 2015 yang dikutip Tribunjogja.com, Angka Kematian lbu (AKI) yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup masih terbilang tinggi.

Meskipun jumlah tersebut telah mengalami penurunan jika dibandingkan dengan 2012 yakni 359 per 100.000 kelahiran hidup, sehingga AKI masih sangat membutuhkan perhatian.

Dokter Spesialis Gizi, dr Phitra Sekar Dianggra SpGK menyampaikan, empat penyebab utama AKI yakni pendarahan, eklamsia, infeksi serta komplikasi dari aborsi ataupun persalinan.

Eklamsia disebabkan oleh faktor genetik, kegemukan dan diabetes, berupa peradangan atau inflamasi dalam tubuh yang menyebabkan aliran darah tidak lancar.

"Eklamsia dapat dicegah dengan mencukupi kebutuhan mikronutrien ibu, antara lain dengan antioksidan penting seperti seieruum, enzim Ql0, fish oil, vitamin C dan vitamin E, untuk kehamilan yang optimal," ujarnya pada Sabtu (13/10/2018).

Data nasional dari Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 lalu juga menunjukkan prevalensi risiko Kekurangan  Energi Kronis (KEK) pada wanita hamil sebanyak 24,2 persen.

KEK yakni status kurang gizi yang disebabkan oleh berkurangnya asupan nutrisi dalam jangka waktu yang cukup lama.

Sehingga hal ini menyebabkan gangguan yang akan terjadi pada kesehatan si lbu dan janin yang dikandungnya.

Kondisi KEK biasanya terjadi pada wanita usia subur yaitu 15-45 tahun.

Baca: Ibu Hamil Sebaiknya Tidak Mengkonsumsi 5 Jenis Makanan Ini

Ia melanjutkan, pencegahan resiko Kekurangan Energi Kronis pada ibu hamil, bisa dilakukan sebelum kehamilan dengan status gizi yang baik.

Yakni pencapaian dan pengaturan berat badan yang ideal dan penerapan pola hidup yang sehat dan gizi seimbang sebelum, saat dan setelah periode kehamilan

"Itu penting untuk memastikan kesehatan ibu dan janin optimal,"  tuturnya saat menggelar jumpa pers Kampanye Bunda PAS yang diselenggarakan oleh Blackmores di Hotel Harper Mangkubumi. (*)
 

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved