TribunJogja/

Begini Jadinya Jika Mobil Dinas Digunakan untuk Latihan Nyetir

Erna belajar menyetir mobil ditemani rekannya. Masih menggunakan seragam Kopri

Begini Jadinya Jika Mobil Dinas Digunakan untuk Latihan Nyetir
banjarmasinpost.co.id
Mobil Dinas bernopol DA 283 L jenis minibus Daihatsu Terios ringsek setelah mengajar pagar beton dan seorang pengendara yang bersantai di halaman Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Senin (13/11/2017) 

TRIBUNJOGJA.COM, PELAIHARI -Oknum staf Sekretariat Dewan Kabupaten Tanahlaut, Erna Fitria dimintai keterangan oleh dua anggota Satlantas Polres Tanahlaut di Ruang Unit Gawat Darurat RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, Senin (13/11/2017).

Itu karena sebelumnya menggegerkan para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut dan para pengunjung yang bersantai di halaman Stadion Pertasi Kencana.

Informasi dihimpun, Erna belajar menyetir mobil ditemani rekannya. Masih menggunakan seragam Kopri, kendaraan roda empat itu rencana berputar -putar di halaman Stadion Pertasi Kencana, petang itu.

Apes, diduga Erna yang baru belajar mengemudi menginjak pedal gas dengan dalam. Akibatnya, Mobil milik Sekretariat DPRD Tanahlaut jenis minibus Daihatsu Terios warna silver bernopol DA 283 L melaju kencang.

Kaget, mobil itu berhenti setelah menabrak pagar beton Stadion Pertasi Kencana dan seorang pengendara yang sedang bermain ponsel di atas kendaraannya jenis matik bernopol DA 6061 HM yang dikendarai Zaini, Warga Jalan PT Sun, Kecamatan Pelaihari.

Akibat peristiwa itu, rekan Erna masih tak sadarkan diri di ruang observasi karena mengalami lebam di atas mata sebelah kanan. Zaini sendiri, mengaku hanya mengalami luka lecet di lengan kanan dan rusuk sebelah kanan.

Peristiwa itu diselesaikan secara kekeluargaan. Itu karena Erna bersedia memperbaiki sepeda motor Zaini yang rusak ditabrak dan mengganti pagar beton yang hancur kena tabrak.

Kabag Umum Sekretariat DPRD Tanahlaut, Zainal mengaku tidak mengetahui siapa yang menggunakan mobil dinas bernopol DA 283 L.

Itu diakuinya karena sesuai aturan di kantornya, setiap mobil dinas yang digunakan siapa pun selalu seizin dirinya. "Mobil itu tak ada izinnya. Saya sedang rapat. Saya sudah cek kondisi mobilnya," katanya.

Sementara itu, peristiwa kecelakaan lalulintas di Desa Gunungraja, Kecamatan Tambangulangyang terjadi sehari sebelumnya, juga diselesaikan secara kekeluargaan.

"Peristiwa kecelakaan du gunung raja itu hanya luka ringan. Korban dan pengemudi mobil pikap menyelesaikan secara kekeluargaan. Tidak ada korban jiwa hanya luka ringan," kata Kasatlantas Polres Tanahlaut, AKP Irwan Kurniati. (*/banjarmasinpost)

Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help