5 Kuliner Murah di Singapura yang Masuk Michelin Guide, Wajib Antre!

Rekomendasi 5 Kuliner Murah di Singapura yang Masuk Michelin Guide, 1. Hill Street Tai Hwa Pork Noodle, 2. Tian Tian Hainanese Chicken Rice

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
rawpixel.com
Rekomendasi 5 Kuliner Murah di Singapura yang Masuk Michelin Guide 

TRIBUNJOGJA.COM Singapura selama ini dikenal sebagai salah satu kota dengan biaya hidup tertinggi di dunia. Namun, siapa sangka di balik kemewahan gedung pencakar langitnya, Singapura menyimpan harta karun kuliner kelas dunia dengan harga yang sangat terjangkau.

Bahkan, beberapa kedai kaki lima atau hawker center di sana telah diakui oleh Michelin Guide, penghargaan paling bergengsi di dunia kuliner.

 Bagi Anda yang berencana liburan ke Negeri Singa, berikut adalah 5 rekomendasi kuliner murah berlabel Michelin yang wajib masuk daftar kunjungan:

Baca juga: 7 Destinasi Solo Traveling Paling Aman untuk Perempuan di Asia Tenggara

1. Hill Street Tai Hwa Pork Noodle

Hill Street Tai Hwa Pork Noodle merupakan salah satu kedai dari sedikit tempat makan kaki lima di dunia yang memegang bintang satu Michelin.

Menu andalannya adalah Bak Chor Mee (mi daging babi) dengan saus cuka yang khas.

Meski antreannya bisa mencapai satu jam, rasa gurih dan tekstur mi yang sempurna sebanding dengan penantiannya.

Harga: Mulai dari 6 SGD (sekitar Rp70.000).

Lokasi: 466 Crawford Ln, #01-12, Singapura 190466

2. Liao Fan Hawker Chan

Liao Fan Hawker Chan dahulu dikenal sebagai makanan berbintang Michelin termurah di dunia.

Menu Soya Sauce Chicken Rice mereka sangat legendaris dengan kulit ayam yang mengkilap dan daging yang sangat lembut. Kini mereka telah membuka banyak cabang, namun kedai aslinya di Chinatown Complex tetap menjadi primadona.

Harga: Mulai dari 5 SGD (sekitar Rp58.000).

Lokasi: 78 Smith St, Singapura 058972

3. Tian Tian Hainanese Chicken Rice

Tian Tian Hainanese Chicken Rice pernah dipuji oleh mendiang koki legendaris Anthony Bourdain.

Nasi ayamnya terkenal sangat harum dengan tekstur nasi yang pulen. Jangan kaget melihat antrean panjang turis maupun warga lokal di sini setiap jam makan siang.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved