4 Perbedaan Seblak Jadul dan Kekinian, Pecinta Seblak Wajib Tahu
Seblak jadul dan seblak kekinian memiliki beberapa perbedaan. Dari bahan, rasa, hingga tampilan, begini perubahan seblak khas Sunda dari masa ke masa.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Seblak yang sekarang sering ditemukan dimana mana terbuat dari berbagai bahan baku.
Bukan hanya terbuat dari kerupuk namun juga banyak dari bahan lain.
Seperti mi, baso, sosis, ceker, tulang dan masih banyak lagi.
Bahkan tak jarang seblak menjadi seperti mie pedas dengan toping.
Karena bukan kerupuk yang menjadi dominan melainkan mi dan beragam toping lain.
Baca juga: 5 Jajanan Sunda yang Sudah Banyak di Jogja, Bisa Obati Rindu Para Perantau
2. Cita Rasa
Perbedaan kedua yang cukup signifikan adalah dari segi rasa.
Namun perbedaan ini tentu hanya dapat dirasakan oleh orang Sunda asli yang sudah mengenal sunda dari lama.
Seblak autentik Sunda memiliki cita rasa gurih.
Serta aroma kencur yang dominan.
Dengan rasa pedas sederhana yang hanya menjadi pelengkap bagi pencinta pedas.
Bumbu yang digunakanpun terdiri dari berbagai rempah rempah.
Terdiri dari kemiri, kencur dan bawang putih yang dihaluskan.
Seblak saat ini memiliki rasa yang lebih kompleks.
Bahkan dominan rasa pedas dibanding kencur.
Hampir di setiap gerai seblak membuat level pedas masing-masing.
| Festival ICCF UMY, Saat Kuliner dan Budaya Jadi Bahasa Universal Perdamaian |
|
|---|
| Mantra: Masakan Nusantara, Perjalanan Budaya Lewat Cita Rasa yang Turun-Temurun |
|
|---|
| Harga Minyak Goreng Melonjak, Pengusaha Kuliner di Kulon Progo Dilema Naikkan Harga |
|
|---|
| Menilik Eksistensi Coffee Maritim Dekat Jembatan Kretek 2 Bantul |
|
|---|
| Momen Sekjen PDIP dan Hasto Wardoyo Makan Siang Brongkos di Kantin Balai Kota Yogyakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Seblak-Prasmanan.jpg)