Mengenal Aneka Jenang, Makanan Tradisional Sarat Makna

Tidak hanya menjadi camilan, jenang juga memiliki makna filosofis yang...

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Tribunnews.com
Ilustrasi aneka jenang. Jenang merupakan salah satu jajanan tradisional yang tetap memiliki banyak penggemar dari dulu hingga sekarang. 

Ringkasan Berita:

 

TRIBUNJOGJA.COM - Jenang merupakan salah satu makanan tradisional yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Jawa dan Nusantara.

Teksturnya lembut, rasanya manis legit, dan aromanya harum dari perpaduan santan serta gula merah. 

Tidak hanya menjadi camilan, jenang juga memiliki makna filosofis yang mendalam, sering dihadirkan dalam berbagai acara adat seperti selamatan, kelahiran, pernikahan, hingga doa bersama.

Keberadaan jenang telah dikenal sejak ratusan tahun lalu.

Dulu, jenang dibuat secara gotong royong dalam acara keluarga besar, dan proses memasaknya menjadi simbol kebersamaan. 

Hingga kini, meski zaman terus berubah, jenang tetap bertahan sebagai warisan kuliner yang penuh nilai budaya.

 

Asal Usul dan Makna Filosofis Jenang

Dalam tradisi Jawa, jenang memiliki kedudukan istimewa.

Makanan ini dipercaya sebagai simbol doa dan pengharapan.

Teksturnya yang lembut melambangkan kehidupan yang seharusnya dijalani dengan penuh kesabaran, sementara rasanya yang manis menjadi pengingat agar manusia selalu berpikir positif dan bersyukur.

Setiap jenis jenang juga mengandung makna tersendiri.

Misalnya, jenang sengkolo disajikan untuk menolak bala atau membersihkan diri dari kesialan, sedangkan jenang sumsum sering digunakan dalam acara syukuran sebagai simbol kemurnian dan ketulusan hati.

Dalam acara kelahiran, jenang dianggap sebagai doa agar anak tumbuh manis budi dan lembut hati.

 

Perbedaan Jenang dan Dodol

Banyak orang mengira bahwa jenang dan dodol adalah makanan yang sama, padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas.

Secara umum, jenang memiliki tekstur lebih lembut dan sedikit cair.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved