TOPIK
Serangan Berdarah di Paris
-
Manusia yang telah menciptakan radikalisme maka manusia pula yang harus menyelesaikannya..
-
Perancis menargetkan untuk menggempur Raqqa lantaran tempat ini diklaim ISIS sebagai basis pergerakan mereka.
-
Pemerintah Meksiko menyatakan dua warganya ikut tewas dalam rangkaian serangan yang terjadi di Paris akhir pekan ini
-
Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj mengecam aksi teror brutal anggota ISIS yang menewaskan ratusan warga sipil di Perancis
-
Dikutip dari berbagai sumber, dua pelaku tersebut adalah Ismael Omar Mostefai dan Abbdulakbak B.
-
Para pemain, pelatih dan ofisial tim nasional Jerman memutuskan untuk bertahan satu malam di stadion
-
Pelaku serangan diketahui memakai rompi berbahan peledak dan mencoba masuk ke stadion saat laga sudah berlangsung 15 menit.
-
Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia sedang berada di Paris untuk mengikuti turnamen Paris Open 2015
-
Jika kondisi teror seperti Jumat malam itu tak terkendali, maka banyak yang berpendapat pemilu tahun depan akan dimenangkan Partai Front Nasionalis.
-
Suasananya memang tetap seperti biasa, namun aparat berjaga-jaga di sekitar pasar dan akses ke bandara, pasca pasca kejadian teror di Paris.
-
Warga Indonesia yang memiliki kerabat atau teman yang tinggal di sekitar lokasi kejadian langsung mencari tahu kondisi orang terdekat mereka.
-
Tegang mungkin kata yang cocok untuk menggambarkan suasana di Paris, Sabtu (14/11/2015) pagi. Hal itu disampaikan Anny Rahimah Arman.
-
Berbagai upaya pencegahan kejahatan terorisme yang telah dilakukan saat ini belum berhasil disebabkan karena belum ditegakkannya keadilan global.
-
Camille Massard Combe, warga Perancis yang telah tinggal di Yogya, begitu terpukul mendengar kabar negara asalnya menjadi sasaran aksi teroris.
-
Mollins menyatakan, ada 7 serangan yang terjadi di 6 lokasi yang berbeda. Serangan ini setidaknya menelan 150 orang korban jiwa.
-
Tiga hashtag yang membanjiri timeline twitter #PrayForParis #Paris dan #PorteOuverte
-
Dia mengisahkan 10 menit yang mengerikan di dalam gedung teater #Bataclan
-
Serangan terjadi secara serentak, Jumat (13/11/2015) malam, di dua lokasi di Perancis yaitu Paris dan Saint Denis
-
Serangan di Paris, Perancis, pada Jumat (13/11/2015) terjadi secara serempak di sejumlah tempat.
-
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengecam serangan di Paris yang menewaskan setidaknya 39 orang dan menyerukan pembebasan para sandera.
-
Presiden Perancis Francois Hollande menyatakan negara dalam kondisi darurat dan membatalkan kunjungannya ke Turki untuk menghadiri KTT G20
-
Hingga saat ini belum ada laporan mengenai adanya warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan Paris.
-
Serangan berdarah terjadi di tiga tempat sekaligus di Paris, Perancis pada Jumat (14/11/2015) malam waktu setempat.