Serangan Berdarah di Paris

Timnas Jerman dan Perancis Bermalam di Stadion Akibat Teror

Para pemain, pelatih dan ofisial tim nasional Jerman memutuskan untuk bertahan satu malam di stadion

MIGUEL MEDINA/AFP
Para pemain Perancis dan Jerman seusai laga yang dimenangi tuan rumah dengan skor 2-0, Jumat (13/11/2015). 

TRIBUNJOGJA.COM - Tim nasional Jerman dan Perancis terpaksa bertahan semalam di Stadion Stade de France setelah terjadi ledakan bom dan penembakan di Paris, Jumat (13/11/2015) waktu setempat.

Saat kejadian, Jerman sedang memainkan laga persahabatan kontra Perancis.

Menurut laporan Federasi Sepak Bola Perancis (FFF), terdapat tiga korban tewas akibat ledakan bom bunuh diri di pintu gerbang J di Stadion Stade de France.

Sebelum kembali pulang ke negaranya pada Sabtu (14/11/2015) pagi, para pemain, pelatih dan ofisial tim nasional Jerman memutuskan untuk bertahan satu malam di stadion.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari segala risiko.

Tim nasional Perancis juga melakukan hal serupa. Mereka memutuskan untuk tetap berada di stadion hingga situasi benar-benar kondusif.

"Pihak Perancis mengatakan bahwa mereka tetap berada di stadion selama Jerman masih bertahan. Hal itu merupakan sikap persahabatan yang luar biasa," kata pejabat Asosiasi Sepak Bola Jerman, Reinhard Rauball.

Kejadian itu membuat sejumlah kegiatan olahraga Perancis harus berhenti sejenak.

Namun, kabar terbaru menyebutkan laga uji coba antara Inggris dan Perancis di Stadion Wembley, London, pada Selasa (17/11/2015) akan tetap digelar. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved