Game PUBG: Blindspot Resmi Tutup, Tactical Shooter 5v5 Ini Gagal Bertahan
PUBG: Blindspot resmi tutup setelah Early Access singkat. Player sepi, matchmaking lama, hingga KRAFTON akhiri layanan game ini.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Di saat yang sama, KRAFTON juga tengah menghadapi sejumlah dinamika internal yang cukup kompleks dalam beberapa waktu terakhir.
Secara finansial, perusahaan mencatat pertumbuhan pendapatan pada 2025, namun laba operasional justru mengalami penurunan akibat meningkatnya biaya pengembangan dan pengeluaran lainnya.
Selain itu, KRAFTON juga menjalankan program pengunduran diri sukarela bagi karyawan serta membatasi perekrutan baru sebagai bagian dari penyesuaian strategi bisnis.
Langkah ini turut berkaitan dengan arah baru KRAFTON yang mulai mendorong pengembangan berbasis teknologi AI dalam proyek-proyek ke depan.
Di sisi lain, KRAFTON turut menghadapi persoalan hukum terkait anak perusahaannya, Unknown Worlds, yang mengembangkan Subnautica 2.
Dalam putusan pengadilan di Amerika Serikat, perusahaan dinyatakan melanggar perjanjian dengan mantan pimpinan studio dan diperintahkan untuk mengembalikan posisi CEO Unknown Worlds yang sebelumnya diberhentikan.
Rangkaian situasi ini menunjukkan KRAFTON tidak hanya menghadapi tantangan dari sisi produk mereka, tetapi juga dari internal perusahaan dan urusan hukum.
Meski tidak berkaitan langsung dengan penutupan PUBG: Blindspot, kondisi ini bisa jadi bagian dari pertimbangan KRAFTON dalam mengambil keputusan bisnis.
(MG Fadhlullah Ramadhan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260402-PUBG-Blindspot.jpg)