Game PUBG: Blindspot Resmi Tutup, Tactical Shooter 5v5 Ini Gagal Bertahan

PUBG: Blindspot resmi tutup setelah Early Access singkat. Player sepi, matchmaking lama, hingga KRAFTON akhiri layanan game ini.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Steampowered.com
PUBG: Blindspot. © 2023 KRAFTON, Inc. (Steampowered.com) 

“PUBG: BLINDSPOT merupakan gim tactical shooter 5v5 dengan sudut pandang top-down yang menggabungkan aksi cepat dengan elemen strategi,” tulis KRAFTON dalam pernyataannya.

Nama PUBG yang tetap disematkan dalam judul juga disebut sebagai bentuk komitmen untuk memperluas jangkauan franchise ke genre baru.

“Brand PUBG dalam judul ini mencerminkan komitmen PUBG Studios untuk berekspansi ke genre baru,” lanjut pernyataan tersebut.

Namun, meski sempat mendapatkan perhatian di fase awal melalui demo tersebut, minat pemain tidak berlanjut secara konsisten setelah gim memasuki Early Access.

Nasib Game dan Rencana Pengembang

Setelah layanan dihentikan, PUBG: Blindspot tidak lagi dapat diakses oleh pemain.

Seluruh fitur yang bergantung pada server, termasuk matchmaking dan mode singleplayer-bots, menjadi tidak bisa digunakan.

Dalam pernyataan resminya, tim pengembang ARC Team juga menyebut proyek ini sebagai upaya eksplorasi terhadap pendekatan baru dalam genre tactical shooter.

“PUBG: BLINDSPOT merupakan upaya eksploratif kami untuk mencoba kemungkinan baru dalam genre tactical shooter top-down.
Sepanjang perjalanan ini, masukan dan dukungan dari pemain sangat berarti bagi tim, dan akan terus menjadi dasar dalam pengembangan kami ke depan,” ujar perwakilan ARC Team, Sequoia Yang.

Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada pemain yang telah mendukung arah pengembangan gim sejak awal.

“Kepada semua yang telah percaya dan mendukung gim ini, kami mengucapkan terima kasih,” lanjutnya.

Baca juga: Wikimedia Commons Diblokir Pemerintah, Pengguna Wikipedia Terkena Dampaknya

Selain itu, tim pengembang memastikan bahwa mereka tidak sepenuhnya berhenti, melainkan akan mengambil waktu untuk melakukan evaluasi sebelum kembali dengan proyek baru.

“ARC Team akan mengambil waktu untuk melakukan penyesuaian, dan kami berharap dapat kembali dengan pengalaman baru di masa mendatang,” tutupnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa tim pengembang tidak sepenuhnya menghentikan aktivitasnya, melainkan tengah berada dalam fase transisi setelah penutupan proyek ini.

Namun, belum ada informasi lebih lanjut mengenai bentuk atau arah proyek berikutnya yang akan dikerjakan.

Pihak pengembang juga menyebut akan menggunakan berbagai masukan dari pemain sebagai bahan evaluasi untuk proyek selanjutnya.

Kondisi KRAFTON Ikut Jadi Sorotan

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved