5 Puisi Tahun Baru: Luka yang Tak Selesai, Hati yang Memilih Bertahan

Lewat rangkaian 5 puisi reflektif ini, mekaman suara-suara sunyi tentang bertahan, berdamai dengan kecewa, dan keberanian melangkah lagi.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Tribunnews.com
Ilustrasi puisi menekankan makna bertahan dan berdamai dengan diri sendiri 

Kadang, hidup hanya meminta kita bertahan

Menjadi manusia yang tetap bernapas

Meski dunia tak selalu ramah.

 

5. Penutup Bukan Perpisahan

Aku tak mengucap selamat tinggal pada tahun

Sebab ia tinggal dalam ingatan

Luka, tawa, dan doa yang tersisa

Akan ikut melangkah ke hari baru

 

Jika esok datang dengan beban serupa

Aku akan menyambutnya dengan lebih tabah

Sebab aku telah belajar:

Hidup bukan tentang sampai,

Melainkan berani melangkah lagi.

(MG Zahrah Suci Al Aliyah)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved