5 Puisi Tahun Baru: Luka yang Tak Selesai, Hati yang Memilih Bertahan
Lewat rangkaian 5 puisi reflektif ini, mekaman suara-suara sunyi tentang bertahan, berdamai dengan kecewa, dan keberanian melangkah lagi.
Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Namun, aku masih di sini
Utuh dalam retak
Hidup dalam jatuh yang tak sepenuhnya runtuh.
2. Suara Sunyi di Tengah Sorai
Malam menutup kalender dengan hening
Bulan menjadi saksi bisu kegagalan
Aku menulis namaku di udara
Mengaku, aku pernah lelah
Pernah ingin berhenti berharap
Tapi waktu tak pernah bertanya kesiapan
Ia berjalan, dan aku belajar mengikutinya—
Meski tertatih,
Meski terisak,
Meski dengan hati yang sering goyah.
Baca juga: 5 Puisi Tema Tahun Baru dengan Nada Reflektif dan Menyentuh
3. Diri yang Bertahan
Jika esok masih menyebut namaku
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Puisi-Diriku.jpg)