4 Tim yang Pernah Dilatih John Herdman, Bos Anyar Timnas Indonesia
Posisi kepala pelatih Timnas Indonesia kini resmi diisi oleh John Herdman. Berusia 50 tahun John Herdman memiliki rekam jejak mentereng.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Kemenangan bersejarah melalui gol Alphonso Davies ini membuat para pemain mulai memuji kepemimpinan motivasional dan kecerdasan taktis Herdman.
Memasuki tahun 2021, transformasi tim di bawah asuhan Herdman semakin nyata dengan melonjaknya peringkat FIFA Kanada dari posisi ke-72 ke posisi ke-40, yang membuahkan penghargaan "Tim Paling Berkembang".
Tim asuhannya mencatatkan rekor 17 pertandingan tak terkalahkan berturut-turut selama periode 2021-2022 hingga mencapai peringkat ke-33 dunia.
Dedikasi Herdman bahkan melampaui sisi teknis, Herdman dilaporkan mengamankan donasi pribadi secara mandiri untuk mendanai kebutuhan kamp pelatihan dan stafnya demi memastikan persiapan tim berjalan maksimal.
Puncak keberhasilan Herdman terjadi pada 27 Maret 2022, saat ia memimpin Kanada menang 4-0 atas Jamaika dan memastikan tiket ke Piala Dunia FIFA 2022.
Pencapaian ini mengakhiri penantian panjang Kanada selama 36 tahun dan mencatatkan sejarah bagi Herdman sebagai manajer pertama di dunia yang berhasil meloloskan tim nasional wanita dan pria dari negara yang sama ke ajang Piala Dunia.
Keberhasilan ini dirayakan dengan penuh emosional oleh para pemain, yang menganggap Herdman sebagai sosok sentral di balik kebangkitan epik sepak bola Kanada.
Pada fase grup Piala Dunia 2022 di Qatar, Kanada tergabung dalam grup sulit bersama Belgia, Kroasia, dan Maroko.
Meskipun harus menelan tiga kekalahan dan tersingkir di fase grup, tim asuhan Herdman tetap menunjukkan performa kompetitif, termasuk gol pertama Kanada di Piala Dunia yang dicetak oleh Alphonso Davies saat melawan Kroasia.
Meski secara hasil belum maksimal, keberanian mereka dalam mendominasi permainan saat melawan tim besar seperti Belgia menunjukkan kemajuan signifikan yang telah dicapai di bawah arahannya.
Selain pencapaian teknis, Herdman dikenal karena kecerdasan emosionalnya, yang terlihat saat ia menangani mundurnya bek veteran Doneil Henry akibat cedera tepat sebelum turnamen dimulai.
Herdman memilih untuk tetap melibatkan Henry dalam peran non-pemain demi menjaga moral tim. Setelah kampanye di Qatar berakhir, ia sempat membawa Kanada hingga ke final Liga Negara CONCACAF 2023 sebelum akhirnya kalah dari Amerika Serikat.
Kepemimpinannya meninggalkan warisan berupa skuad yang bersatu dan standar prestasi baru bagi sepak bola pria Kanada.
- Main: 58 pertandingan.
- Hasil: 36 Menang, 8 Seri, 14 Kalah.
- Persentase Menang: 62,07 persen (Rasio kemenangan tertinggi dalam kariernya).
- Catatan: Berhasil membawa Kanada kembali ke Piala Dunia pria setelah absen selama 36 tahun.
Toronto FC (MLS): (2023-2024)
Herdman meninggalkan Canada Soccer pada 1 Oktober 2023 untuk mengelola Toronto FC di MLS.
Saat itu, TFC berada di dasar klasemen Wilayah Timur dengan tiga kemenangan dari dua puluh enam pertandingan di Major League Soccer musim 2023.
John Herdman
Timnas Indonesia
Indonesia
PSSI
Timnas U-23
Piala Dunia
Piala Asia
sepak bola
Pelatih
Toronto FC
olahraga
| Musik Punk dan Kultur Sepak Bola Tetap Hidup Bersama Over Distortion |
|
|---|
| Update Gunung Merapi, Dini Hari Tadi Luncuran Awan Panas Sejauh 2000 Meter ke Kali Krasak |
|
|---|
| UAJY dan IAI DIY Gelar Seminar Nasional Bahas Kepatuhan Pajak dan Organisasi Publik |
|
|---|
| Cerita Atya Kirana di Balik 'Dapur' PSS Sleman: Dua Musim Beruntun Temani Dua Klub DIY Promosi |
|
|---|
| Tragedi Terra Drone, Dirut Dituntut 2 Tahun Penjara Atas Tewasnya 22 Karyawan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/JOhn-herdman.jpg)