Piala Dunia 2026

Executive Representative PSS Sleman Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti, menjagokan Spanyol untuk kembali meraih trofi Piala Dunia 2026. 

Tayang:
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja
Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti saat ditemui beberapa waktu lalu 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti, menjagokan Spanyol untuk kembali meraih trofi Piala Dunia 2026

Menurutnya, La Furia Roja memiliki filosofi sepak bola yang kuat serta regenerasi pemain yang berjalan konsisten dari generasi ke generasi.

Ajang sepak bola terbesar dunia, FIFA World Cup 2026, akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. 

Antusiasme menyambut turnamen empat tahunan itu pun mulai ramai diperbincangkan, baik di ruang publik maupun media sosial.

Vita mengaku optimistis Spanyol mampu kembali berjaya pada edisi kali ini.

“Saya mendukung Spanyol pada edisi kali ini agar bisa kembali juara,” ujarnya saat dihubungi Tribun Jogja, Jumat (29/5/2026).

Spanyol sendiri datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara Euro 2024. Tim besutan Luis de la Fuente juga diperkuat kombinasi pemain muda dan senior yang dinilai sangat solid.

Beberapa nama yang masuk skuad antara lain Lamine Yamal, Pedri, Nico Williams, hingga Rodri yang disebut Vita sebagai sosok pengatur permainan sekaligus pemimpin di lapangan.

“Spanyol merupakan salah satu tim yang paling konsisten dalam membangun filosofi sepak bola dari generasi ke generasi. Tahun ini mereka kembali melakukan regenerasi dengan banyak pemain muda bertalenta,” katanya.

Baca juga: Keluarga Besar PSIM Yogyakarta Berbagi Kurban untuk Warga Baciro

Menurut Vita, kekuatan utama Spanyol dibanding negara-negara unggulan lain terletak pada permainan kolektif, penguasaan bola, serta kedalaman skuad yang merata.

Ia menilai beberapa negara memiliki kans yang sama dengan Spanyol. Prancis tetap menjadi pesaing utama alam perebutan trofi juara, hal ini karena kekuatan fisik dan kualitas individu pemainnya. 

Sementara Argentina dinilai memiliki mental juara sebagai juara dunia bertahan. Adapun Brazil dan Portugal dinilai selalu berbahaya karena dihuni banyak pemain bintang.

Spanyol sendiri tergabung di Grup H bersama Saudi Arabia national football team, Uruguay national football team, dan Cape Verde national football team.

Vita pun berharap Spanyol bisa kembali mengulang kejayaan seperti saat menjuarai 2010 FIFA World Cup.

“Siapa tahu kembali mengulang kejayaan,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved