Ramadan 2026

Jenis-jenis Makanan yang Sebaiknya Anda Hindari saat Sahur

​Salah memilih menu bisa berakibat haus ekstrem, perut begah, atau sugar crash di siang hari. 

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Plateresca via kompas.com
ILUSTRASI - Mi Instan 

TRIBUNJOGJA.COM - Lancar atau tidaknya tubuh saat berpuasa biasanya ditentukan oleh apa yang masuk ke perut saat dini hari. 

Sahur bukan sekadar ajang 'makan yang penting kenyang,' tapi soal strategi agar energi bertahan hingga waktu berbuka tiba.

​Salah memilih menu bisa berakibat haus ekstrem, perut begah, atau sugar crash di siang hari. 

Daftar Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur

​1. Makanan Terlalu Asin (Tinggi Natrium)

Mi instan, ikan asin, atau camilan gurih memang menggugah selera saat mata masih mengantuk. 

Namun, garam bersifat menarik cairan dari sel tubuh.

Efeknya, Anda akan merasa jauh lebih cepat haus dan tenggorokan terasa kering meski sudah minum banyak air.

​Solusinya, gunakan rempah alami untuk penambah rasa ketimbang garam berlebih.

2. Karbohidrat Sederhana dan Makanan Terlalu Manis

Donat, roti putih, atau takjil sisa berbuka yang sangat manis sebaiknya tidak menjadi menu utama sahur

Makanan ini memiliki indeks glikemik tinggi.

​Efeknya, gula darah akan naik drastis lalu turun dengan cepat (sugar crash). 

Akibatnya, Anda bisa mudah merasa lemas atau mengantuk di siang hari.

​Solusinya, ganti dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah, gandum, atau ubi.

Baca juga: Resep Salt-Pepper Chicken: Lauk Buka Puasa Olahan Ayam Khas Restoran

3. Minuman Berkafein

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved