Ramadan 2026

Tips Menjalankan Puasa Anti-Kehausan, Tetap Bugar Sampai Berbuka

Berikut beberapa cara mencegah dehidrasi saat puasa Ramadan 2026 agar tubuh tetap bugar.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
pexels.com
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM –  Saat menjalani Puasa Ramadan 2026, umat Muslim menahan diri dari makan dan minum selama belasan jam, mulai dari waktu imsak hingga jadwal berbuka puasa sesuai imsakiyah.

Kondisi tersebut membuat perut terasa lapar dan tenggorokan kering karena tidak ada asupan cairan yang masuk ke dalam tubuh. Tak jarang, tubuh juga terasa lemas, terutama ketika beraktivitas di siang hari.

Meski demikian, rasa haus saat berpuasa sebenarnya merupakan hal yang wajar. Haus adalah sinyal alami dari tubuh yang menandakan kebutuhan cairan. Respons ini menjadi mekanisme penting agar seseorang segera mengganti cairan yang hilang saat waktu berbuka tiba.

Namun, rasa haus tidak boleh diabaikan hingga berujung pada dehidrasi. Kekurangan cairan dapat menyebabkan tubuh semakin lemah, sulit berkonsentrasi, hingga memicu gangguan kesehatan lainnya.

Karena itu, penting bagi umat Muslim untuk mencukupi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka puasa, serta mengatur aktivitas fisik agar tidak berlebihan selama menjalankan ibadah puasa.

Berikut beberapa cara mencegah dehidrasi saat puasa Ramadan 2026 agar tubuh tetap bugar.

1. Penuhi Kebutuhan Cairan Saat Sahur dan Buka Puasa

Karena tidak bisa minum sepanjang hari, waktu sahur dan buka puasa harus dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan cairan.

Setiap hari tubuh kehilangan cairan melalui:

  • Napas
  • Keringat
  • Urine
  • Buang air besar

Rata-rata orang dewasa membutuhkan sekitar 2 liter air per hari, bahkan bisa lebih tergantung aktivitas dan kondisi tubuh.

Selama Puasa Ramadan 2026, pola minum 2-4-2 bisa diterapkan:

  • 2 gelas air saat sahur
  • 4 gelas saat berbuka puasa
  • 2 gelas sebelum tidur

Jika kebutuhan cairan terpenuhi, risiko dehidrasi dan rasa haus berlebihan saat puasa bisa diminimalkan.

2. Pilih Sup sebagai Menu Buka Puasa

Untuk menu buka puasa Ramadan 2026, sebaiknya hindari makanan instan, cepat saji, dan gorengan berlebihan.

Sup menjadi pilihan yang lebih baik karena:

3. Konsumsi Buah dan Sayur Saat Sahur dan Berbuka

Selain air putih, cairan juga bisa diperoleh dari buah dan sayuran.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved