Akar Masalah Tiga Kakak Beradik Warga Yogyakarta Sempat Putus Sekolah
Warga Ledok Tukangan, Kelurahan Tegal Panggung, Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta, diselimuti kabar bahagia
Penulis: IWE | Editor: Iwan Al Khasni
Ringkasan Berita:Tiga anak perempuan kakak beradik asal Ledok Tukangan, Tegal Panggung, Danurejan, Yogyakarta, yang sempat putus sekolah karena kendala administrasi, akhirnya bisa kembali bersekolah di SD Negeri Widoro berkat langkah cepat Pemkot Yogyakarta.
Tribunjogja.com Yogyakarta -- Warga Ledok Tukangan, Kelurahan Tegal Panggung, Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta, diselimuti kabar bahagia pada Minggu (14/6/2026).
Polemik yang menimpa tiga anak perempuan kakak beradik yang sempat putus sekolah akhirnya resmi dituntaskan oleh Pemkot Yogyakarta.
Peran Warga dan RT
Selama ini, ibu mereka, Zulaiha, memilih memendam kesulitan ekonomi dan tidak berani menceritakan kondisi keluarganya.
Beruntung, kepekaan sosial pengurus RT dan warga sekitar berhasil mengendus masalah yang sudah cukup lama terjadi.
Akar Masalah Administrasi
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menjelaskan bahwa selain faktor ekonomi, kepindahan keluarga dari Jakarta menyisakan ganjalan administrasi.
Ketiga anak masih memiliki tunggakan biaya di sekolah swasta asal mereka, sehingga data administrasi tertahan dan tidak bisa ditarik.
“Dinas Pendidikan melalui Pak Sekdin dan anggota DPRD Pak Agus Riyanto sudah berangkat ke Jakarta untuk menyelesaikan permasalahan di sana,” ungkap Wawan.
Langkah jemput bola ini dilakukan demi menarik Data Pokok Pendidikan (Dapodik) serta rapor asli agar bisa dipindahkan ke sistem pendidikan di Kota Yogyakarta.
Resmi Kembali ke Sekolah
Berkat upaya kilat dan kolaboratif, mulai Senin (15/6/2026), ketiga anak Zulaiha bisa kembali bersekolah di SD Negeri Widoro.
Mereka akan masuk di kelas 4, kelas 5, dan kelas 6.
“Alhamdulillah, besok ini sudah bisa sekolah lagi.
Ini memang tugas pemerintah, bahwa kita harus selalu hadir,” tegas Wawan.
| Laskar Mataram Berkesan, Donny Warmerdam Jadi Pemain Ketiga yang Tinggalkan PSIM Yogya |
|
|---|
| Pernyataan Ketua DPRD Jogja Dukung Usulan Anggaran Lampu Stadion Mandala Krida, demi PSIM Yogyakarta |
|
|---|
| Sambangi Bantaran Code, Hasto Wardoyo Komitmen Tata Kawasan Kumuh Lewat Program Bedah Rumah |
|
|---|
| Geliatkan Ekonomi Bantaran Sungai, Winongo Art Festival Dibidik Jadi Daya Tarik Baru Kota Yogya |
|
|---|
| Insiden Dahan Pohon Patah di Jalan Pekapalan Gondomanan, Timpa Atap Jogja Gallery |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20261406-Wawan-Harmawan-sambangi-warga-putus-sekolah.jpg)