Buka Program Doktor, Psikologi UMBY Jadikan UNAIR Rujukan Tata Kelola Akademik
UMBY tengah mematangkan langkah strategis untuk membuka program studi Doktor (S-3) Psikologi.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) tengah mematangkan langkah strategis untuk membuka program studi Doktor (S-3) Psikologi.
Guna merealisasikan rencana ekspansi akademik tersebut, UMBY menjadikan struktur kurikulum pascasarjana dan sistem tata kelola komite etik Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya sebagai acuan utama.
Langkah pematangan ini diwujudkan melalui pendalaman materi dan benchmarking secara komprehensif di Ruang Sidang 1B Fakultas Psikologi UNAIR, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
Dalam forum diskusi terbuka tersebut, tim UMBY secara khusus membedah implementasi kurikulum program S-3 UNAIR yang dinilai telah mapan.
Selain persiapan program doktor, delegasi juga menyoroti manajemen kurikulum untuk program magister dan pendidikan profesi psikolog, serta standar operasional komite etik penelitian yang menjadi pilar penjaga kualitas dan integritas riset.
Delegasi UMBY hadir dengan formasi lengkap.
Rombongan dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Psikologi UMBY, Reny Yuniasanti, M.Psi., Ph.D., Psikolog, dengan membawa jajaran dekanat, ketua dan sekretaris program studi magister serta profesi, hingga tim penjaminan mutu dan komite etik.
Kehadiran delegasi dari Yogyakarta tersebut diterima langsung oleh Dekan Fakultas Psikologi UNAIR, Dr. Dewi Retno Suminar, M.Si., Psikolog, yang didampingi oleh jajaran pimpinan fakultas beserta koordinator program studi magister hingga doktor.
Dalam kesempatan tersebut, Reny Yuniasanti menegaskan, pemilihan UNAIR sebagai mitra rujukan didasarkan pada rekam jejak institusi tersebut yang memiliki akreditasi unggul serta sistem akademik yang telah teruji kredibilitasnya.
Baca juga: TPS3R Sokowaten Disorot Karena Bau dan Pencemaran Lingkungan, DLH Bantul Buka Suara
Menurutnya, proses adopsi standar tinggi lintas institusi sangat krusial bagi UMBY guna mendongkrak daya saing fakultas.
“Melalui benchmarking, kami dapat memahami praktik terbaik yang telah diterapkan di perguruan tinggi dengan reputasi tinggi, sehingga dapat menjadi acuan dalam pengembangan kurikulum dan sistem akademik di UMBY, termasuk dalam persiapan pembukaan program doktor,” ujar Reny.
Di sisi lain, Dekan Fakultas Psikologi UNAIR, Dr. Dewi Retno Suminar, merespons positif inisiatif penguatan tata kelola tersebut.
Ia menilai, kolaborasi dan transparansi informasi antar-institusi penyelenggara pendidikan psikologi merupakan kunci utama dalam mengakselerasi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.
“Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan pendidikan psikologi. Kegiatan seperti ini penting untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi secara bersama-sama,” ungkap Dewi.
Sebagai tindak lanjut dari pemetaan sistem di UNAIR, Fakultas Psikologi UMBY akan segera merumuskan penyesuaian dan pengembangan kurikulum.
Format baru tersebut akan diadaptasi dengan tetap mempertimbangkan konteks, karakteristik, serta kebutuhan internal institusi UMBY, sebagai wujud komitmen untuk berkembang secara adaptif di bidang keilmuan psikologi. (*)
| Dikukuhkan Jadi Guru Besar UMBY, Prof Rahma Ungkap Alasan Kenapa Banyak Anak SMA Salah Jurusan |
|
|---|
| Perpustakaan UMBY Raih Akreditasi A, Rektor: Prestasi Ini Jadi Landasan Inovasi Baru |
|
|---|
| UGM dan Indonesian Hypnosis Centre Perkuat Legitimasi Ilmiah Hipnoterapi di Indonesia |
|
|---|
| UMBY Bakal Tambah Tiga Prodi Pascasarjana, dari Magister Manajemen hingga Doktor Psikologi |
|
|---|
| Pakar UMBY: Menjaga Stabilitas Fiskal Jadi Kunci di Tengah Eskalasi Geopolitik Global |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Buka-Program-Doktor-Psikologi-UMBY-Jadikan-UNAIR-Rujukan-Tata-Kelola-Akademik.jpg)