Nasib Guru Honorer
Cerita Perjalanan Panjang Guru Non-ASN Mendapat TPG Setelah 22 Tahun Mengajar
Sugeng menuturkan dirinya menjadi guru honorer di sekolah swasta pada 2004 lalu. Empat tahun kemudian, ia diangkat sebagai guru tetap
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Joko Widiyarso
Rata-rata setelah proses pendidikan dan pelatihan, TPG baru bisa diterimakan satu tahun setelahnya.
Menurut dia, TPG yang diberikan pemerintah cukup membantu guru. Apalagi gaji guru memang tidak besar.
“Adanya TPG ini cukup membantu guru, terlepas itu non-ASN maupun PNS. Kalau PNS kan TPG-nya jauh lebih besar," tutunya.
"Nah tinggal sekarang komitmennya saja dari pemerintah kepada guru swasta, terutama sekolah swasta yang kemampuannya rendah. Kalau memang ada insentif lain (selain TPG), itu menjadi harapan baik bagi kami,” pungkasnya.
Apa itu TPG?
TPG adalah Tunjangan Profesi Guru, yaitu tunjangan yang diberikan kepada guru (ASN maupun non-ASN) di Indonesia yang telah memiliki sertifikat pendidik sebagai penghargaan atas profesionalitasnya.
TPG bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan motivasi guru, dengan besaran setara satu kali gaji pokok per bulan, didanai oleh APBN.
Tentang TPG:
Syarat Utama:
Memiliki sertifikat pendidik dan sertifikat pendidik (serdik), serta memenuhi kualifikasi profesional.
Tujuan:
Sebagai apresiasi dan penghargaan pemerintah atas dedikasi serta profesionalisme guru.
Penyaluran:
Saat ini, TPG disalurkan langsung dari kas pusat ke rekening guru (tidak lagi melalui kas daerah) untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.
Besaran:
Umumnya sebesar satu kali gaji pokok.
Manfaat:
Digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan, mendukung media ajar, dan pengembangan diri (pelatihan).
TPG merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme tenaga pendidik.
| Tidak Dapat Insentif, Guru Honorer di Sleman Cari Tambahan Pendapatan Melalui Les Privat |
|
|---|
| Cerita Guru Honorer di Sentolo Kulon Progo, Mengajar dengan Gaji Hasil Iuran Wali Pelajar |
|
|---|
| Kisah Guru Honorer di Bantul 12 Tahun Mengabdi, Cari Tambahan dengan Kerja Sampingan |
|
|---|
| Sebanyak 2.578 Guru di Kulon Progo Disebut Akan Terima Kenaikan TPG hingga Tamsil dari Pusat |
|
|---|
| Guru Non-ASN di Sleman Terima TGP Tiap Bulan, Dana Cair Langsung ke Rekening |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Nestapa-di-Kota-Pendidikan-Nasib-Guru-Honorer-Yogya-Terhimpit-Upah-Murah.jpg)