Desain Jadi Kunci Nilai Tambah Perak Kotagede

Belasan perajin perak di Kotagede Yogyakarta mengikuti pelatihan desain yang menghadirkan narasumber dari UKDW Yogyakarta

Tayang:
Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Instruktur kegiatan, Dan Daniel Pandapotan, S.Ds., M.Ds., dosen Program Studi Desain Produk Fakultas Arsitektur dan Desain sekaligus Kepala Center of Immersive Technology and Creative Innovation (CITACI) Universitas Kristen Duta Wacana saat memberikan pelatihan bagi para perajin perak di Aula Kemantren Kotagede Lantai 2, Kota Yogyakarta, Kamis (12/2/2026). 

Namun demikian, tantangan berikutnya muncul pada tahap produksi. Salah satu peserta menyampaikan kebutuhan dukungan fasilitas cor aluminium untuk uji coba awal.

“Kalau ada akses ke pihak yang punya alat cor, kami bisa mencoba desain baru,” ungkapnya.

Daniel menilai kolaborasi lintas pihak menjadi kunci keberlanjutan inovasi.

“Perajin punya keterampilan, kampus punya pendekatan desain dan teknologi, pemerintah punya fasilitas. Jika tiga ini bertemu, inovasi bisa berjalan konsisten,” tegasnya.

Pelatihan ini menunjukkan bahwa masa depan perak Kotagede tidak hanya terletak pada pelestarian motif lama, tetapi pada kemampuan mengolah identitas lokal menjadi desain yang adaptif dan relevan dengan pasar.

Desain bukan sekadar bentuk. Ia adalah strategi keberlanjutan. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved