Desain Jadi Kunci Nilai Tambah Perak Kotagede
Belasan perajin perak di Kotagede Yogyakarta mengikuti pelatihan desain yang menghadirkan narasumber dari UKDW Yogyakarta
Namun demikian, tantangan berikutnya muncul pada tahap produksi. Salah satu peserta menyampaikan kebutuhan dukungan fasilitas cor aluminium untuk uji coba awal.
“Kalau ada akses ke pihak yang punya alat cor, kami bisa mencoba desain baru,” ungkapnya.
Daniel menilai kolaborasi lintas pihak menjadi kunci keberlanjutan inovasi.
“Perajin punya keterampilan, kampus punya pendekatan desain dan teknologi, pemerintah punya fasilitas. Jika tiga ini bertemu, inovasi bisa berjalan konsisten,” tegasnya.
Pelatihan ini menunjukkan bahwa masa depan perak Kotagede tidak hanya terletak pada pelestarian motif lama, tetapi pada kemampuan mengolah identitas lokal menjadi desain yang adaptif dan relevan dengan pasar.
Desain bukan sekadar bentuk. Ia adalah strategi keberlanjutan. (*)
| GKJ Kotagede Gelar Pasar Murah dan Bazar UMKM di Tengah Kenaikan Harga Bahan Pokok |
|
|---|
| Kontingen DIY Raih Dua Medali Perak di Kejurnas Judo Kapolri Cup 2026 |
|
|---|
| Kunker Tamu DPRD Kota Yogyakarta Dialihkan ke Kampung Wisata, Pelaku UMKM Ketiban Berkah |
|
|---|
| Program 'Bule Mengajar' Sasar Kampung Wisata di Kota Yogyakarta, Kotagede Jadi Pilot Project |
|
|---|
| Inovasi DPRD Kota Yogyakarta Terima Tamu di Kampung Wisata, Produk Lokal Laris Manis Diborong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Desain-Jadi-Kunci-Nilai-Tambah-Perak-Kotagede.jpg)