Bagol Tapi Galak: Vespa Sprint 1977 yang Disulap Jadi Spek Racing
Vespa Sprint 1977 dikenal sebagai salah satu seri legendaris keluaran Piaggio yang banyak diburu kolektor.
Penulis: Santo Ari | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Di tengah maraknya skuter modern, Vespa klasik tetap punya tempat istimewa di hati para penggemarnya. Bukan hanya karena tampilannya yang elegan dan abadi, tetapi juga karena ruang modifikasi yang nyaris tanpa batas.
Seperti yang dilakukan Rofiq Tegar, penyuka Vespa asal Yogyakarta, yang mengubah Vespa Sprint 1977 miliknya menjadi berkarakter ganda yakni tampil klasik, tapi berjiwa racing.
Vespa Sprint 1977 dikenal sebagai salah satu seri legendaris keluaran Piaggio yang banyak diburu kolektor.
Ciri khasnya ada pada bentuk bodi “bagol” dengan lampu depan bulat dan setang lebar yang memberi kesan gagah.
Mesin bawaannya dikenal tangguh dan responsif untuk ukuran motor era itu.
Kombinasi inilah yang membuatnya tetap dicari, terutama oleh penggemar Vespa klasik yang ingin menggabungkan gaya retro dan performa modern.
Rofiq mengaku, ketertarikannya pada seri ini muncul karena karakter ikoniknya.
“Sprint salah satu tipe yang paling dicari dan ikonik. Apalagi sudah dilengkapi mesin yang tangguh, tapi bodinya tetap klasik,” katanya.
Namun, bagi Rofiq, sekadar tampil klasik belum cukup. Ia ingin Vespa-nya bisa diajak touring harian sekaligus punya performa yang lebih hidup. Ide itu mengantarnya ke arah modifikasi bergaya racing, dengan tetap mempertahankan wajah “bagol” khas Sprint. Ia mempercayakan pengerjaan ke bengkel spesialis di Yogyakarta, BTN Scooter.
“Awalnya ingin dapat spek turing harian tapi tetap klasiknya. Makanya, saya ubah blok mesin pakai TK Racing dan head Vespa Excel,” ujarnya.
Ubahan yang dilakukan cukup menyeluruh, terutama di sektor mesin. Rofiq mengganti sistem pengapian dengan CDI 3KA RX King, kipas magnet menggunakan Exclusive 1 PCE, dan rasio Excel untuk mendongkrak akselerasi. Knalpot bigbox serta velg tubeless Vrossi menambah performa, sementara suspensi BGM dan Vrossi tabung memberi kenyamanan sekaligus tampilan mewah.
“Mesin saya set agar napasnya panjang dan tenaganya ngisi. Untuk bodi juga direstorasi total dengan cat yang presisi supaya tetap terlihat rapi,” katanya lagi.
Meski sudah beraroma racing, Rofiq tetap mempertahankan tampilan klasik Vespa Sprint 1977. Ia ingin modifikasinya mencerminkan perpaduan antara tradisi dan selera muda masa kini.
“Ada unsur bagolnya, tapi tetap anak muda banget,” ujarnya dengan senyum.
Rofiq juga berpesan kepada para penggemar Vespa yang ingin melakukan modifikasi serupa agar tidak tergesa-gesa. Menurutnya, kunci utama ada pada kesabaran dan konsultasi dengan bengkel yang paham karakter Vespa klasik.
“Konsultasi dengan bengkel yang sudah terbiasa menangani restorasi fullspek. Jangan lupa untuk tetap memperhatikan kenyamanan dan keselamatan berkendara,” tandasnya.(nto)
| Buntut Dugaan Keracunan Menu MBG, Penyaluran Dana ke SPPG Srihardono 1 Dihentikan Sementara |
|
|---|
| PSIM Yogyakarta vs PSM Makassar, Rahmatsho Kembali ke Skuad Laskar Mataram |
|
|---|
| Trah Sri Sultan HB II Bawa Kasus Geger Sepehi ke Mahkamah Internasional, Desak Pengembalian Rampasan |
|
|---|
| Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini, Jumat 10 April 2026 |
|
|---|
| Iran Klaim Menang Perang, Mojtaba Khamenei: Kami Tidak Cari Perang, Tapi Siap Sampai Mati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bagol-Tapi-Galak-Vespa-Sprint-1977-yang-Disulap-Jadi-Spek-Racing.jpg)