JOGJA HARI INI : Dipaksa Berlutut Dengan Tangan Diikat
Ratusan aktivis internasional yang ditahan pasukan Israel mendapat perlakuan yang tidak manusiawi.
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
“Kami menuntut penghormatan penuh terhadap hukum humaniter internasional dan hak asasi manusia serta menyerukan kepada pihak berwenang Israel untuk segera menyelesaikan semua prosedur dan segera membebaskan warga negara Yunani,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Polandia dan Portugal juga menyuarakan keprihatinan atas insiden tersebut dan menuntut penjelasan dari Israel, menekankan perlunya menghormati hukum internasional dan martabat manusia.
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mengatakan, warga negaranya termasuk di antara mereka yang ditangkap pasukan laut Israel dan menyebut tindakan Israel “sangat keterlaluan”.
“Apa dasar hukumnya (penangkapan itu)? Apakah itu wilayah perairan Israel?” kata Lee.
“Apakah itu tanah Israel? Jika ada konflik, apakah mereka bisa menyita dan menahan kapal negara ketiga?”
Turkiye juga mengecam apa yang disebutnya sebagai tindakan kasar terhadap para aktivis dan mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan negara lain untuk memastikan pembebasan cepat dan aman bagi warga Turkiye dan lainnya.
Protes dalam negeri
Tindakan Ben-Gvir menuai kecaman dari dalam pemerintahan Israel sendiri. Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, menilai video itu merusak upaya diplomatik Israel.
“Anda telah merusak upaya besar, profesional, dan sukses yang dilakukan banyak pihak — mulai dari tentara IDF hingga staf Kementerian Luar Negeri dan banyak lainnya,” tulis Saar.
Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membela hak Israel untuk mencegat armada tersebut, tetapi menyebut perlakuan Ben-Gvir terhadap para aktivis “tidak sesuai dengan nilai dan norma Israel”.
Netanyahu mengatakan, dirinya telah memerintahkan agar para aktivis segera dideportasi. (kpc)
| AJI Yogyakarta Kecam Israel atas Penculikan Jurnalis WNI, Minta Presiden Prabowo Turun Tangan |
|
|---|
| Haedar Nashir Desak PBB Tindak Israel, Kecam Pembajakan Kapal Kemanusiaan Global Sumud Flotilla |
|
|---|
| JOGJA HARI INI : Saling Tantang Berujung Maut |
|
|---|
| Sembilan Relawan Asal Indonesia Ditangkap Tentara Israel Saat Kirim Bantuan ke Palestina |
|
|---|
| Komnas HAM: Ada Dugaan Pelanggaran Hak Asasi Anak di Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sembilan-Relawan-Asal-Indonesia-Ditangkap-Tentara-Israel-Saat-Kirim-Bantuan-ke-Palestina.jpg)