Iran Kirim Rudal ke Israel, Sembilan Orang Tewas

Sembilan orang dilaporkan tewas dan 27 lainnya luka-luka akibat serangan rudal di kota Beit Shemesh, Israel, Minggu.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/Google Maps
RUDAL IRAN - Sedikitnya, sembilan orang dilaporkan tewas dan 27 lainnya luka-luka akibat serangan rudal di kota Beit Shemesh, Israel, Minggu. Serangan ini terjadi ketika Iran melancarkan serangan di seluruh Timur Tengah sebagai tanggapan terhadap serangan besar-besaran dan berkelanjutan terhadapnya oleh AS dan Israel. 

Ringkasan Berita:
  • Sembilan orang dilaporkan tewas dan 27 lainnya luka-luka akibat serangan rudal di kota Beit Shemesh, Israel, Minggu.
  • Serangan ini terjadi ketika Iran melancarkan serangan di seluruh Timur Tengah sebagai tanggapan terhadap serangan besar-besaran dan berkelanjutan terhadapnya oleh AS dan Israel.
  • Satu orang tewas di Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab, dan satu korban tewas juga dilaporkan di Kuwait. 

 

TRIBUNJOGJA.COM - Sedikitnya, sembilan orang dilaporkan tewas dan 27 lainnya luka-luka akibat serangan rudal di kota Beit Shemesh, Israel, Minggu.

Serangan ini terjadi ketika Iran melancarkan serangan di seluruh Timur Tengah sebagai tanggapan terhadap serangan besar-besaran dan berkelanjutan terhadapnya oleh AS dan Israel.

Sebelumnya, satu orang tewas di Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab, dan satu korban tewas juga dilaporkan di Kuwait. 

Sedangkan puluhan orang lainnya terluka dalam serangan di seluruh wilayah tersebut.

Ribuan penerbangan telah dihentikan ke dan dari wilayah tersebut, yang merupakan salah satu gangguan paling serius terhadap perjalanan global sejak pandemi Covid-19.

Di seluruh wilayah Teluk, Iran telah menggunakan rudal balistik dan drone untuk melancarkan serangan skala besar terhadap sekutu dan aset AS, setelah pemimpin tertinggi Iran tewas dalam serangan udara AS-Israel yang diluncurkan pada Sabtu.

Dalam sebuah unggahan di X, Pasukan Pertahanan Israel menuduh Iran membunuh warga sipil yang tidak bersalahm saat mereka menembakkan rudal langsung ke arah Beit Shemesh, sebelah barat Yerusalem. 

Para pejabat mengatakan sebuah sinagoge tempat orang-orang berlindung dari serangan udara terkena serangan tersebut.

Bangunan itu hancur total dan puluhan petugas penyelamat berada di lokasi serangan untuk mencari orang-orang yang dikhawatirkan berada di bawah reruntuhan.

Terdapat tumpukan beton yang hancur dan logam yang bengkok, serta kawah besar yang menunjukkan titik benturan. Mobil-mobil yang diparkir di dekatnya hancur total.

Hingga berita ini dibuat, Polisi mengatakan 11 orang masih hilang dan pencarian masih berlangsung.

Ini adalah serangan paling mematikan di Israel sejauh ini dalam perang ini.

Rumah hancur, mobil rusak

Paramedis Magen David Adom, Dror Eini, mengatakan: 

"Kami melihat rumah-rumah yang hancur, kobaran api dan asap yang mengepul dari bangunan tempat tinggal, mobil-mobil yang rusak, dan kekacauan yang signifikan di lokasi kejadian.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved