Segini Alokasi Anggaran Program MBG di Tahun 2026
Pemerintah pada 2026 mengalokasikan anggaran sebesar Rp 335 triliun atau sekitar 10 persen dari APBN 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 3.153,6 triliun.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, BOGOR - Anggaran yang disiapkan oleh pemerintah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026 cukup besar.
Pemerintah pada 2026 mengalokasikan anggaran sebesar Rp 335 triliun atau sekitar 10 persen dari APBN 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 3.153,6 triliun.
Alokasi anggaran program MBG sebesar Rp 335 triliun itu disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai retret kabinet sekaligus Taklimat Awal Tahun dari Presiden Prabowo Subianto, di Padepokan Garuda Yaksa, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026) kemarin.
Dengan anggaran yang sudah disiapkan cukup besar ini, pemerintah berharap agar program unggulan Prabowo-Gibran ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.
"Tahun 2026 yang akan datang sudah dialokasikan kurang lebih Rp335 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis," ujar Prasetyo usai retret kabinet, Selasa dikutip dari Kompas.com.
Presiden Prabowo, kata Prasetyo, sudah meminta kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk meningkatkan prosedurnya dalam pelaksanaan program MBG supaya program berjalan dengan lancar tanpa kendala seperti yang terjadi beberapa waktu terakhir.
"Beliau (Prabowo) menghendaki untuk disiplin prosedur itu ditingkatkan. Karena menurut catatan dari Kepala BGN di bulan Desember masih ada kurang lebih 15 kejadian, yang Bapak Presiden meminta semaksimal mungkin ini tidak boleh lagi terjadi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan," ujar Prasetyo.
Sementara itu dalam retret kemarin, Presiden Prabowo mengeklaim program MBG dapat dikatakan berhasil 99,99 persen.
Ia berharap, program ini terus disempurnakan agar tidak ada satupun kesalahan yang diterima penerima manfaat.
"Kita bersyukur bahwa kalau kita pelajari dengan objektif statistik, boleh dikatakan bahwa kita 99 persen berhasil. Jadi saudara tentunya kita harapkan zero defect itu yang harus kita capai," kata Prabowo.
Kendati demikian, ia menyatakan tidak ingin cepat puas atas capaian tersebut. Segala kekurangan tetap harus diatasi hingga sempurna 100 persen.
Ia pun mengakui, program ini masih ada kekurangan dan penyimpangan. Prabowo menjelaskan, pemerintah terus mengatasi kekurangan tersebut.
"Langkah-langkah pengamanan terus kita lakukan. Tapi intinya adalah bahwa kita intervensi," tutur Prabowo.
Saat ini jumlah penerima manfaat program MBG disebut telah mencapai 55 juta dari pertama kali dicanangkan pada 6 Januari 2025.
Menurut Prabowo, hal ini adalah sesuatu yang membanggakan lantaran perkembangan program serupa di negara lain tidak semasif Indonesia.
| Tak Sekadar Menerima, SMPN 4 Yogyakarta Turun Langsung Awasi MBG |
|
|---|
| Tak Sekadar Menerima, SMPN 4 Yogyakarta Turun Langsung Awasi Pelaksanaan MBG |
|
|---|
| Sekda DIY Peringatkan Pelaksana Program MBG di Lapangan: Jangan Rusak Upaya Mitigasi Stunting |
|
|---|
| Anggota DPRD Kulon Progo Nilai Rencana Fokus MBG untuk Anak Kurang Gizi Lebih Tepat Sasaran |
|
|---|
| Korban Keracunan MBG di SMPN 3 Jetis Belum Masuk, Kepsek : Fokus Pemulihan Stamina dan Psikis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Segini-Alokasi-Anggaran-Program-MBG-di-Tahun-2026.jpg)