Tak Sekadar Menerima, SMPN 4 Yogyakarta Turun Langsung Awasi MBG
Humas sekolah, Padmi Haryanti, menyebut pihaknya diberi akses untuk melihat langsung proses di dapur penyedia.
Penulis: Santo Ari | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- SMPN 4 Yogyakarta memperkuat pengawasan internal Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Pengawasan dilakukan sejak proses memasak di dapur hingga distribusi ke siswa.
- Evaluasi rutin bersama penyedia dan ahli gizi dilakukan tiap dua bulan.
- Koordinasi sekolah dengan SPPG menjaga distribusi tepat waktu dan menu variatif.
- Sekda DIY menekankan pengawasan berlapis agar kasus keracunan tidak terulang.
TRIBUNJOGJA.COM - Di tengah sorotan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), SMP Negeri 4 Yogyakarta memilih memperkuat peran internal sebagai garda terdepan pengawasan. Sekolah tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut memastikan kualitas makanan yang dikonsumsi siswa tetap aman dan sesuai standar.
Langkah ini menjadi relevan setelah muncul kasus dugaan keracunan MBG di Bantul yang memicu perhatian publik, dari aspek pengawasan. Pemerintah daerah pun telah mengingatkan pentingnya kontrol berlapis agar program yang ditujukan untuk perbaikan gizi anak tidak justru menimbulkan risiko baru.
Di SMP Negeri 4 Yogyakarta, pengawasan dimulai sejak makanan diproduksi hingga diterima siswa.
Sekolah awasi sejak proses di dapur
Humas sekolah, Padmi Haryanti, menyebut pihaknya diberi akses untuk melihat langsung proses di dapur penyedia.
“SPPG terbuka untuk kami, sehingga kami bisa mengecek bagaimana prosesnya. Saya sudah melihat mulai dari memasak, tingkat kehigienisan, sampai pencucian piring dan proses steam,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Distribusi MBG di sekolah ini dilayani oleh SPPG Mergangsan 2, dengan jumlah sekitar 480 porsi setiap hari. Sekolah juga menerapkan batas waktu pembagian maksimal dua jam sejak makanan tiba, guna menjaga kualitas tetap layak konsumsi.
Selain pengawasan harian, evaluasi rutin juga dilakukan bersama pihak penyedia. Dalam kurun waktu dua bulan sekali, tim dari SPPG termasuk ahli gizi datang langsung ke sekolah untuk melakukan peninjauan.
“Setiap dua bulan ada evaluasi dari SPPG, melihat perkembangan dan bagaimana pelaksanaannya di sekolah,” kata Padmi.
Pengawasan tidak berhenti di situ. Pihak wilayah pendidikan setempat juga turut melakukan pengecekan secara berkala untuk memastikan layanan berjalan sesuai ketentuan.
Dari sisi pelaksanaan, sekolah menilai distribusi MBG sejauh ini berjalan lancar. Makanan datang tepat waktu, menu dinilai variatif, dan tidak ada keluhan berarti dari siswa. Respons siswa pun cenderung positif, dengan makanan umumnya dikonsumsi habis.
Koordinasi jadi kunci
Kepala SMP Negeri 4 Yogyakarta, Ari Wardhani, menambahkan bahwa koordinasi menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas program. Komunikasi dengan pihak SPPG dilakukan secara rutin, terutama terkait jumlah penerima dan jadwal kegiatan belajar.
“Kami selalu berkoordinasi. Misalnya saat ada pembelajaran daring, itu kami informasikan sebelumnya agar tidak mengganggu perencanaan distribusi,” jelasnya.
Sekolah juga berperan sebagai penyambung aspirasi siswa terhadap menu yang disajikan. Masukan dari siswa akan diteruskan kepada penyedia sebagai bahan evaluasi.
“Kalau ada menu yang kurang diminati, kami sampaikan. Nanti itu jadi evaluasi bagi SPPG untuk perbaikan ke depan,” ujarnya.
Makan Bergizi Gratis (MBG)
SMPN 4 Yogyakarta
pengawasan
Yogyakarta
Jogja
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
| Tiket dan Jadwal KRL Jogja Solo Sore-Malam Hari Ini Kamis 16 April 2026 |
|
|---|
| Royal Ambarrukmo Yogyakarta Lolos Surveillance Audit Hotel Bintang Lima |
|
|---|
| Restitusi Sejarah Geger Sepehi, Pemerintah Diminta Pulihkan Hak Aset Hutan Jati Keraton Yogya |
|
|---|
| Tak Sekadar Menerima, SMPN 4 Yogyakarta Turun Langsung Awasi Pelaksanaan MBG |
|
|---|
| Maling Gamelan Sanggar Tari di Mergangsan Jogja Jual Hasil Curian ke Pasar Klithikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tak-Sekadar-Menerima-SMPN-4-Yogyakarta-Turun-Langsung-Awasi-MBG.jpg)