Waspada, Empat Kota Ini Berpotensi Dilanda Suhu Panas, Salah Satunya Kota Yogya

BMKG memprediksi suhu panas masih akan melanda sejumlah wilayah di Tanah Air pada Kamis (16/10/2025) hari ini.

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan ada tiga kabupaten/kota dengan suhu terpanas se-Indonesia. 

TRIBUNJOGJA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi suhu panas masih akan melanda sejumlah wilayah di Tanah Air pada Kamis (16/10/2025) hari ini.


Berdasarkan analisa BMKG, setidaknya ada empat kota yang perlu mewaspadai potensi suhu panas pada hari ini.


Keempat kota itu antara lain Serang, Yogyakarta, Semarang dan Surabaya.


Suhu udara di keempat wilayah itu diperkirakan bisa mencapai 33-35 derajat Celcius.


Dikutip dari Kompas.tv, prakirawan BMKG, Miftah Ali, Rabu (15/10/2025) mengungkapkan warga di keempat kota tersebut diimbau untuk mewaspadai potensi suhu panas pada hari ini.


"Warga di Kota Serang, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya perlu mewaspadai suhu udara yang diprediksi berkisar antara 33 hingga 35 derajat Celcius," ujar prakirawan BMKG, Miftah Ali, Rabu (15/10/2025).


BMKG, lanjut Miftah, mengimbau kepada warga yang tinggal di wilayah yang berpotensi dilanda suhu panas untuk memperbanyak asupan cairan dan menggunakan pelindung untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung.

Baca juga: Gerah! Ini Daftar Wilayah di Indonesia yang Dilanda Suhu Panas, BMKG: Capai 37 Derajat Celsius


Selain potensi suhu panas, menurut Miftah, di sejumlah wilayah pada hari ini berpotensi diguyur hujan lebat dan gelombang tinggi.


"Gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Aceh hingga Lampung serta selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur," kata Miftah.


BMKG juga meminta kewaspadaan terhadap potensi banjir rob di wilayah pesisir Pangkal Pinang, Tanjung Pandan, utara Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan Maluku.


Kondisi atmosfer yang dinamis ini dipicu oleh sirkulasi siklonik di Laut China Selatan, Laut Filipina, dan Samudra Hindia Barat Sumatera.


Fenomena tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari Sumatera hingga Papua, meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah.


"Hujan sedang hingga lebat dapat terjadi di Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Jawa Tengah, dan Kalimantan Barat," ucapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved