7 Perang Paling Singkat dalam Sejarah, Ada yang Cuma 38 Menit!
Meskipun kedengarannya seperti keributan antar suporter, konflik antara El Salvador dan Honduras ini adalah perang militer yang nyata.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Seluruh operasi besar ini diselesaikan dalam waktu 13 hari. Kecepatan serangan India dan dukungan dari gerakan pembebasan lokal membuat militer Pakistan tidak memiliki pilihan selain menyerah secara massal di Dhaka, yang secara resmi mengakhiri konflik dan menandai berdirinya Bangladesh.
5. Perang Serbia-Bulgaria
Konflik ini bermula dari ambisi Raja Milan Obrenović dari Serbia yang merasa terganggu oleh penyatuan wilayah Bulgaria.
Pada November 1885, Serbia meluncurkan serangan dengan harapan kemenangan cepat. Namun, mereka meremehkan pertahanan Bulgaria yang gigih.
Pertempuran ini hanya bertahan selama 14 hari. Bulgaria berhasil memukul mundur pasukan Serbia hingga ke perbatasan mereka sendiri sebelum akhirnya kekuatan besar Eropa turun tangan untuk menengahi perdamaian agar stabilitas di Balkan tetap terjaga.
6. Perang Georgia-Armenia
Setelah runtuhnya Kekaisaran Rusia pasca Perang Dunia I, kedua negara kaukasus yang baru merdeka ini terjebak dalam sengketa wilayah perbatasan yang disebut Lori.
Ketidakmampuan untuk bernegosiasi secara diplomatis memicu kontak senjata pada Desember 1918. Peperangan ini berlangsung selama 24 hari.
Kondisi musim dingin yang ekstrem dan kekurangan logistik membuat pergerakan pasukan menjadi sangat lambat, hingga akhirnya Inggris memediasi gencatan senjata yang membagi wilayah tersebut menjadi zona netral.
7. Perang Tiongkok-Vietnam
Konflik ini merupakan salah satu perang besar yang melibatkan ratusan ribu personel namun berakhir dengan sangat tiba-tiba. Tiongkok menginvasi perbatasan utara Vietnam sebagai "pelajaran" atas intervensi Vietnam di Kamboja.
Aksi militer ini berlangsung selama 27 hari. Setelah berhasil menduduki beberapa kota strategis di perbatasan, Tiongkok mengklaim bahwa tujuan mereka sudah tercapai dan segera menarik seluruh pasukannya kembali, meninggalkan kedua negara dalam status saling klaim kemenangan.
Daftar di atas membuktikan bahwa durasi sebuah perang tidak selalu menentukan besarnya dampak yang dihasilkan.
Dalam sejarah, waktu terkadang hanyalah angka, tetapi keputusan yang diambil dalam waktu singkat itulah yang menjadi legenda.
(MG ADZKIA HAFIDZA ELFADZ)
| Moralitas dan Keadilan dalam Perang |
|
|---|
| UAJY Ajak Mahasiswa Internasional Telusuri Jejak Hindia Belanda Lewat ISG 2026 |
|
|---|
| Negosiasi AS-Iran Gagal, Tema Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Persoalan Utama |
|
|---|
| Peringati Harlah ke-80 di Jogja, Muslimat NU Surati PBB Desak Penghentian Perang Global |
|
|---|
| Geopolitik Global Masih Labil, Pakar UMY Dorong Diversifikasi Ekspor dan Transformasi Industri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-Perang-bos.jpg)