Mengupas Makna di Balik Lagu Ambon Beta Seng Marah Mitha Talahatu
Lagu ini menggunakan bahasa dari daerah Ambon dan menyatu dengan nuansa kerinduan serta ketidakpastian dalam sebuah hubungan.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Terdengar bahwa penyanyi sedang berdamai dengan kenyataan bahwa orang yang dicintai mungkin bukan jodoh bagi dirinya.
Meski harapan sempat hadir, penerimaan menjadi jalan agar hati tidak terus tersiksa.
Kesetiaan yang Tak Terlihat
Walau menghadapi kekecewaan dan jarak emosional, masih terdengar nuansa kesetiaan “Se kan tau beta pung setia" yang artinya kamu akan tahu kesetiaan saya.
Ini menunjukkan bahwa dalam hati, meski telah dikhianati atau dilukai, ada komitmen yang sulit untuk dihapus.
Lagu ini mengungkapkan bahwa kesetiaan tak selalu berarti dipahami atau dihargai oleh orang lain.
Menjaga Martabat Cinta
Dengan kondisi hati yang terluka, penyanyi masih menyatakan “Beta seng marah,” yang juga menyiratkan bahwa cinta tidak harus diakhiri dengan emosi keras atau pertengkaran.
Ini adalah cara menjaga martabat cinta memilih untuk berdiri dalam tenang, bukan jatuh dalam konflik yang tak perlu.
Lagu ini mengajarkan bahwa tidak semua kesedihan harus dibalas dengan amarah kadang, diam dan ikhlas justru menjadi bentuk cinta yang paling tulus.
Mitha berhasil menyentuh sisi paling manusiawi dari cinta belajar melepaskan tanpa membenci. (MG EFIONSIE INDRISARI MAY KIHI)
| The Apothecary Diaries Hadir dalam Audiobook Bahasa Inggris, Dijadwalkan Rilis Tahun Ini |
|
|---|
| 5 Grup Musik Populer Indonesia yang Lahir dari Yogyakarta |
|
|---|
| Kolaborasi Umamusume x Midori no Makibao Resmi Digelar, Rayakan Anniversary dan Tahun Kuda 2026 |
|
|---|
| 40 Quotes Sindiran Gamon: Buat yang Masih Terjebak Kenangan |
|
|---|
| FM Abends Rilis ‘Gemuruh Suara Doa’, Lagu Tentang Rindu dan Perjalanan Pulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Beta-Seng-Marah-Mitha-Talahatu.jpg)