Secercah Harapan Baru di TM Ketandan dan Beskalan

Meski proses relokasi sempat diwarnai dinamika, secara umum, semuanya berjalan dengan lancar.

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Tribunjogja/Hari Susmayanti
Wisatawan menikmati suasana Teras Malioboro Ketandan, Rabu (15/1/2025) malam. Lokasi ini menjadi tempat relokasi bagi PKL Teras Malioboro 2 yang mulai dipindah pada pertengahan Januari 2025 ini 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Para pedagang yang menempati Teras Malioboro (TM) 2 resmi pindah ke lokasi baru di Teras Malioboro Beskalan dan Teras Malioboro Ketandan.

Meski proses relokasi sempat diwarnai dinamika, secara umum, semuanya berjalan dengan lancar.

Para pedagang saat ini sudah mulai menempati lapak-lapak yang sudah disediakan. Mereka mulai menyiapkan lapak miliknya supaya bisa digunakan berjualan kembali untuk menyambut para wisatawan yang berlibur ke kawasan Malioboro.

Gedung baru Teras Malioboro 2 menawarkan fasilitas modern yang cukup memadai bagi para pedagang.

Mulai dari toilet, musala, listrik, dan area publik sudah sepenuhnya berfungsi dan dapat digunakan oleh para pedagang dan pengunjung.

Bahkan, ruang multifungsi seperti amphitheater telah disiapkan untuk mendukung berbagai aktivitas ekonomi dan budaya.

Teras Malioboro Ketandan mengusung desain dengan tema Pecinan, disesuaikan dengan sejarah Ketandan sebagai kawasan Pecinan di Kota Yogyakarta.

Desain ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan sekaligus mendukung kegiatan ekonomi di area tersebut.

Sementara itu, lokasi di Beskalan mengusung tema Indische, sama seperti Teras Malioboro 1, memberikan keberagaman nuansa di kawasan ini.

Teras Malioboro 2 yang berlokasi di Ketandan akan menampung sekitar 605 pedagang. Sedangkan di kawasan Beskalan, terdapat sekitar 436 pedagang lainnya yang akan ditempatkan di lokasi tersebut.

Di tempat yang baru ini, para pedagang berharap bisa lebih sejahtera tanpa dibayangi lagi dengan penggusuran-penggusuran seperti sebelumnya.

Salah satu pedagang Teras Malioboro 2, Siti mengakui desain bangunan Teras Malioboro baik Beskalan maupun Ketandan  cukup estetik. Desain yang cukup apik itu diharapkan bisa menarik wisatawan untuk mengunjungi dan membeli dagangan para pedagang.

“Kalau dari segi bangunan, memang bagus, estetik, dan sangat cocok buat foto-foto. Untuk penataannya juga sudah cukup oke,” katanya.

Siti mengaku perhatian pemerintah dalam menyediakan lokasi dan fasilitas bagi para PKL di Teras Malioboro Beskalan maupun Ketandan sudah luar biasa.

Dia pun mengajak kepada rekan-rekan pedagang yang selama ini menggantungkan hidup dari Teras Malioboro untuk menjalani proses yang ada terlebih dahulu.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved