Volume Sampah di Kulon Progo Meningkat 30 Persen Saat Libur Nataru
Volume sampah di Kulon Progo selama libur Nataru mengalami peningkatan sekitar 30 persen dibandingkan dengan hari biasa
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Persampahan Air Limbah dan Pertamanan Kulon Progo mencatatkan adanya peningkatan volume sampah selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kemarin. Meski begitu, peningkatannya diklaim tidak signifikan.
Kepala UPT Persampahan Air Limbah dan Pertamanan Kulon Progo, Budi Purwanta mengatakan peningkatannya antara 25 sampai 30 persen dibandingkan hari biasa.
"Kalau biasanya 33 ton sampah per hari, selama libur Nataru kemarin meningkat menjadi 36 sampai 39 ton per hari," jelas Budi pada wartawan, Senin (06/01/2025).
Menurutnya, peningkatan hanya terjadi di kawasan tertentu. Terutama di lokasi wisata dan Alun-alun Wates, yang menjadi pusat kegiatan saat Malam Pergantian Tahun pada 31 Desember 2024 lalu.
Budi mengatakan Pantai Glagah mendominasi untuk sampah dari lokasi wisata. Adapun jenis sampah yang dominan merupakan jenis rumah tangga serta sisa konsumsi dari wisatawan yang berkunjung.
"Terutama dari sisa batok kelapa muda, itu paling banyak dari Pantai Glagah," ungkapnya.
Meski ada peningkatan volume sampah, Budi memastikan tidak ada penumpukan. Sebab setiap hari selama libur Nataru, sampah di berbagai lokasi tersebut langsung diangkut oleh petugas.
Ia juga memastikan tidak ada kendala pada tenaga dalam proses penanganan sampah. Seluruh sampah tersebut diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banyuroto.
Baca juga: Keliling Kota Tiap Pagi, Hasto Wardoyo Siapkan Gebrakan Tangani Sampah Kota Jogja
"TPA Banyuroto juga menjadi tempat proses akhir dari sampah yang diangkut," kata Budi.
Meski begitu pihaknya juga berupaya agar pengolahan sampah dioptimalkan di tiap Tempat Pembuangan Sementara (TPS).
Tujuannya agar volume sampah yang diproses di TPA Banyuroto bisa diminimalisasi.
Dinas Pariwisata (Dispar) Kulon Progo turut menaruh perhatian terhadap pengelolaan sampah selama libur Nataru.
Kepala Dispar Kulon Progo, Joko Mursito mengatakan imbauan dikeluarkan bagi wisatawan serta pelaku wisata dalam menangani sampah.
"Kami berharap wisatawan dan pelaku wisata sama-sama bisa menjaga kebersihan lingkungan di tempat wisata," ujar Joko.(alx)
| Tak Berlangganan, Warga di Kulon Progo Pilih Buang Sampah ke Depo Pasar hingga Menumpuk |
|
|---|
| Guru di Kulon Progo Luncurkan Buku '7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat', Lengkap dengan Kearifan Lokal |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Naikkan Anggaran Infrastruktur 2026 hingga 14,79 Persen, Jadi Rp102,16 Miliar |
|
|---|
| Komisi C DPRD DIY Minta BBWSSO Tangani Abrasi Sungai Serang di Pengasih Kulon Progo |
|
|---|
| Kolaborasi Pemerintah dan TNI, 34 Jembatan Garuda Akan Dibangun di Kulon Progo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Volume-Sampah-di-Kulon-Progo-Meningkat-30-Persen-Saat-Libur-Nataru.jpg)