Pilkada Gunungkidul 2024

Debat Perdana Pilkada Gunungkidul 2024, Bawaslu Ingatkan Paslon Tak Saling Serang Personal

Pelaksanaan debat putaran pertama pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Gunungkidul dijadwalkan akan berlangsung pada malam nanti.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
ist
Ilustrasi : Pilkada 

Laporan Reporter Tribun Jogja Nanda Sagita Ginting 


TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pelaksanaan debat putaran pertama pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Gunungkidul dijadwalkan akan berlangsung pada malam nanti sekira pukul 19.30 WIB, Rabu (23/10/2024).


Anggota Bawaslu Kabupaten Gunungkidul Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H) Mugi Hartana  mengatakan pasangan calon (Paslon)  diimbau untuk mentaati setiap peraturan kampanye dan debat yang telah disepakati bersama sesuai  ketentuan Pasal 69 UU Pemilihan aturan dalam Kampanye. 


Di antaranya,  selama debat paslon   tidak diperbolehkan saling menyerang secara personal, seperti menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, dan mengarah pada black campaign

 

"Kami berharap debat ini menjadi panggung terbuka bagi para kandidat Paslon  untuk menyampaikan visi dan misinya secara terbuka. Jangan sampai debat ini menjadi saling menyerang secara personal masing-masing Paslon. Jadi, yang didebatkan tadi harus fokus pada visi misi selaras dengan tema yang diangkat,"ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (23/10/2024).


Pihaknya juga menegaskan agar KPU memastikan semua elemen pelaksana debat tidak terlibat atau terafiliasi dengan pasangan calon manapun. 


Hal itu seusai dengan Pasal 68 ayat (5) UU Pemilihan yang menyebutkan bahwa Moderator atau elemen pelaksana debat dilarang memberikan komentar, penilaian, dan kesimpulan apapun terhadap penyampaian materi debat dari setiap pasangan calon.


"Sejauh ini kami sudah mengimbau KPU untuk memastikan tidak ada afiliasi dengan Paslon tertentu, informasi yang kami terima moderator debat berasal dari host TVRI Yogyakarta,"ujarnya.


Mugi mengatakan dalam pengawasan debat pihaknya akan membagi sebanyak dua tim pengawas. Di mana, tim pertama berada di luar gedung  yang bertugas memastikan tidak ada penggunaan fasilitas negara oleh Paslon.


Kemudian,  tim kedua berada di dalam gedung yang bertugas memastikan  imparsialitas dari moderator.


"Untuk mengawasi debat ini , kami mengajak semua pihak untuk menjaga etika, ketertiban, dan mematuhi aturan demi Pilkada  yang demokratis, dan berkualitas,"terangnya.


Sementara itu, Ketua KPU Gunungkidul Asih Nuryanti mengatakan pihaknya memastikan pelaksanaan debat sudah memenuhi aturan yang berlaku.


Adapun, debat pertama ini akan mengangkat tema 'Strategi dan inovasi penguatan pembangunan sumber daya manusia untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gunungkidul'.


"Tujuan dari debat ini meliputi, menyebarluaskan profil, visi dan misi serta program kerja masing-masing pasangan calon bupati dan wakil kepada masyarakat. Serta menggali dan mengelaborasi setiap tema yang diangkat dalam kampanye debat ini,"ujarnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved