Terkena Gas Air Mata? Begini Cara Mengatasinya dengan Cepat

Paparan gas air mata ini tidak hanya menimpa peserta demo, tetapi juga masyarakat tinggal di area sekitar demo atau yang melintas di sekitarnya.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA/MIFTAHUL HUDA
BERLARIAN: Ribuan massa aksi di Mapolda DIY berlarian saat gas air mata ditembakkan oleh aparat kepolisian, Jumat (29/8/2025) 

Umumnya, gejala gas air mata hilang dalam 15–30 menit setelah menjauh dari sumber paparan.

Namun, pada beberapa orang, iritasi bisa bertahan lebih lama.

Efek berulang atau paparan dalam jangka panjang dapat memicu kerusakan mata, gangguan pernapasan kronis, hingga stres pascatrauma (PTSD).

Jika gejala tidak membaik setelah ditangani, segera kunjungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Mengetahui cara menangani gas air mata adalah hal penting, terutama di situasi darurat.

Ingatlah langkah-langkah utama, menjauh dari lokasi, lindungi saluran pernapasan, bersihkan tubuh dengan air mengalir, dan ganti pakaian.

Segera kunjungi dokter jika gejala tidak membaik atau terasa sangat berat.

Dengan panduan ini, Anda dapat melindungi diri sendiri dan orang di sekitar Anda.!

(MG/Sabbih Fadhillah)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved