Niat Menjala Ikan, Pemuda Borobudur Hanyut di Sungai Progo
Seorang warga Dusun Pucungan, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang dilaporkan hanyut di Sungai Progo saat menjala ikan
Penulis: Yuki Pramudya | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Ahmad Rohadi (27), warga Borobudur, Magelang, dilaporkan hilang terseret arus deras setelah kehilangan keseimbangan saat menyeberangi Sungai Progo untuk menjala ikan pada Minggu (24/5/2026).
- Paman korban dan seorang saksi sempat berusaha menolong dengan melempar tali jala dan mengejar korban yang melambaikan tangan, namun upaya tersebut gagal karena derasnya sungai.
- Tim gabungan langsung dikerahkan untuk menyisir aliran Sungai Progo, meski terkendala arus yang cukup deras.
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Seorang warga Dusun Pucungan, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang dilaporkan hanyut di Sungai Progo saat menjala ikan.
Korban dilaporkan hilang di aliran Sungai Progo, wilayah Dusun Kerekan, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, pada Minggu (24/5/2026) siang.
Korban diketahui bernama Ahmad Rohadi (27), warga Dusun Pucungan, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.
Hingga Minggu sore, korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan bersama warga.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ketika korban bersama pamannya, Yahya Aji Setiawan (31), tengah menjala ikan di aliran Sungai Progo.
Keduanya kemudian berusaha menyeberangi sungai sambil membawa jala.
Kapolsek Borobudur AKP Anjar Prahasto, S.H mengatakan, sang paman lebih dahulu berjalan menuju tengah sungai sebelum korban menyusul dari belakang.
Namun derasnya arus diduga membuat korban kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terseret arus.
“Korban diduga tidak kuat melawan arus sungai saat menyeberang, kemudian hanyut terbawa arus,” ujar AKP Anjar Prahasto saat memantau proses pencarian di lokasi kejadian.
Baca juga: JOGJA HARI INI : Geng Pelajar, Tabir Gelap yang Harus Disingkap
Melihat korban hanyut, Yahya sempat berusaha memberikan pertolongan dengan melempar tali jala ke arah korban. Namun upaya tersebut belum berhasil menyelamatkan korban.
“Saksi Yahya berusaha menolong korban dengan melempar tali jala ke korban, namun korban tidak tertolong dan hanyut,” lanjutnya.
Detik-detik korban hanyut juga disaksikan Arfian Rifki Dimas Saputra (16).
Ia mengaku sempat melihat korban melambaikan tangan meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam terbawa arus Sungai Progo.
“Keterangan saksi, korban sempat melambai meminta pertolongan saat hanyut dan saksi berusaha mengejar memberikan pertolongan namun tidak berhasil,” kata Kapolsek.
| Tidar Borobudur 10K Sedot 8.000 Pelari, Kota Magelang Siap Bidik Sport Tourism Internasional |
|
|---|
| Ribuan Warga Meriahkan Senam ASRI di Alun-alun Kota Magelang |
|
|---|
| Kunci Dongkrak 15 Kursi, Grengseng Pamuji Ingatkan Kader PDIP Magelang Utamakan Kerja Bersama |
|
|---|
| Gagalkan Tawuran Pelajar, Polresta Magelang Tangkap Admin Medsos Diduga Pemicu Bentrok di Borobudur |
|
|---|
| Walk for Peace 2026: Perjalanan 666 Km Para Bhikkhu Menuju Borobudur Bawa Pesan Perdamaian Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Niat-Menjala-Ikan-Pemuda-Borobudur-Hanyut-di-Sungai-Progo.jpg)