Kunjungi Magelang, SBY Nostalgia Kupat Tahu Pojok
Susilo Bambang Yudhoyono menyempatkan untuk bernostalgia dengan masa-masa Pendidikan di Akmil dengan mengunjungi Kupat Tahu Pojok Magelang
Penulis: Yuki Pramudya | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- SBY bernostalgia masa Akmil dengan mengunjungi Kupat Tahu Pojok Magelang.
- Ia hadir untuk mendukung kegiatan olahraga dan seni yang menghibur masyarakat.
- SBY berharap Magelang jadi model percontohan dengan SBY Cup 2026 di Gor Samapta.
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Presiden ke 6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono menyempatkan untuk bernostalgia dengan masa-masa Pendidikan di Akmil dengan mengunjungi Kupat Tahu Pojok Magelang, Kamis (07/05).
Kupat Tahu Pojok ini berada di Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang. Selama masa pendidikan di Akmil dulu, SBY kerap menikmati kuliner kupat tahu tersebut.
“Joss bagus dan ini menurut saya bukan satu-satunya kuliner di Magelang. Saya selama tinggal di sini, waktu pendidikan militer dulu, selalu mengajak teman-teman, go to Magelang,” terang SBY saat dijumpai di depan warung Kupat tahu Pojok.
Menghibur masyarakat
Bukan hanya kulinernya, lanjut SBY, tapi juga banyak yang bisa dilihat di Magelang termasuk di antaranya pariwisata yang tidak kalah bagus untuk dikunjungi.
“Saya datang ke sini (Magelang, red), kebetulan untuk acara olahraga, nanti ada tournament bola volley yang diikuti oleh klub klub terkenal di Indonesia, mudah-mudahan berjalan baik, sambil menghibur masyarakat, mereka sambil berkompetisi,” Jelas SBY.
Selama berada di Kota Magelang, SBY mengaku akan memanfaatkan waktu untuk beberapa kegiatan yang digelar bersamaan di antaranya Distoria Band yang akan diisi oleh Musisi dari kalangan pelajar SMP - SMA se Jateng – DIY.
‘Sering saya sampaikan, kalau dunia seni dan dunia olahraga hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat kita, masyarakat akan bagus, Menjadi the good society, Pasti lebih rukun, lebih damai, lebih Bersatu dan itu yang kita harapkan,” tuturnya.
Magelang bisa jadi model
SBY berharap Magelang bisa menjadi model dan percontohan karena terletak di tengah-tengah pulau jawa.
“Ini metafor ya, panggungnya Pulau Jawa ini dijaga, dirawat, dikembangkan sehingga menjadi tetengger lah kalau falsafah Jawa itu kemudian membagi kebaikan, Tujuan kita baik, mudah-mudahan juga ada impact atau dampak yang baik bagi semua,” ujarnya.
Ia mengaku sengaja memilih Magelang sebagai lokasi diselenggarakannya SBY Cup 2026 setelah melalui berbagai pertimbangan. Termasuk di antaranya berada di sentral yang mudah dijangkau.
Diberitakan sebelumnya, kegiatan SBY Cup akan berlangsung pada 13-17 Mei 2026 di Gor Samapta, Kota Magelang dengan melibatkan 8 team dari divisi utama dan divisi 1 yang akan memperebutkan hadiah total senilai Rp1, 3 Milyar.
| Bupati Magelang Grengseng Uji Coba Program Baru: ASN Pemkab Wajib Belanja di Warung |
|
|---|
| Potret Toleransi Magelang: Pura Jagat Natha Berdiri di Antara Masjid, Klenteng, dan Gereja |
|
|---|
| Program 'Belonjo Warung Tonggo' Siap Diberlakukan di Magelang |
|
|---|
| Pura Jagat Natha Dibangun di Jantung Kota, Wujud Nyata Toleransi di Magelang |
|
|---|
| Tiga Event Meriahkan Kota Magelang di Bulan Mei, Voli Papan Atas hingga Event Lari Internasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kunjungi-Magelang-SBY-Nostalgia-Kupat-Tahu-Pojok.jpg)