Cuma Ada di Wonogiri! Rumah Bus Double Decker yang Bikin Tetangga dan Warganet Geger
Supardi (43), warga Dusun Tandan, Desa Kopen, Kecamatan Jatipurno, Wonogiri memilih desain yang tak lazim, yakni berbentuk bus untuk rumahnya.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Bagong mengaku rumah idamannya itu belum bisa diselesaikannya karena kehabisan modal.
Dana yang sudah dikeluarkannya untuk membangun rumah berbentuk bus ini sudah mencapai Rp 125 juta dan baru selesai sekitar 60 persen saja.
Meski penyelesaian pembangunannya baru sekitar 60 persen, rumah miliknya sudah kadung viral. Banyak orang datang ke Dusun Tandan karena penasaran dengan hunian menyerupai bus AKAP itu.
"Untuk sementara keadaan masih kayak begini sekitar 50-60 persen. Untuk penyelesaian itu yang jelas belum ada dana. Dananya terkuras habis. Jadi ini masih dalam pencarian dana dulu. Entah itu saya sendiri atau bantuan dari orang lain saya juga menerima," beber Supardi.
Adapun rumah milik Bagong ini terdiri dari dua bus.
Satu bangunan berbentuk bus double decker.
Bangunan ini dirancang untuk ruang keluarga.
Untuk rumah utama yang berbentuk bus double decker memiliki lebar 4 meter, tinggi 5 meter, dan panjang sampai 13 meter.
Dilihat dari dalam, bangunan utama memiliki dua baris jenderal di kiri kanannya selayaknya pada bus tingkat, hal ini membuat ruangan tamu sangat terang dengan pencahayaan alami.
Ventilasi udara juga sudah dipikirkan matang oleh Bagong. Rumah utama dibuat tinggi, yakni tinggi 5 meter, serta dilengkapi dengan dua pintu pada bagian depan dan belakang sebagaimana pada bus.
Hal ini membuat sirkulasi udara cukup baik dan ruang utama terasa adem meski saat siang hari.
Rumah utama ini digunakannya sebagai ruang tamu sekaligus ruang keluarga, serta dilengkapi dengan kamar berukuran kecil di lantai 2 yang lebih menyerupai mezanin pada bagian paling belakang.
Sementara satu bangunan lainnya berbentuk minibus di samping bangunan utama.
Rencananya, Bagong akan menggunakan bangunan kedua itu untuk ruang makan serta dapur.
"Tapi saya belum bisa merapikan (finishing), karena faktor dana. Kemudian saya harus izin dulu ke (PO) Agramas, kalau dibolehkan (pakai desain bus Agramas)," ujar Bagong.
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com.
| Pegawai Bank Plecit Bakar Rumah Warga Wonogiri, Aksinya Dilakukan Saat Korban Tidak di Rumah |
|
|---|
| Ruang Kades Wonogiri Magelang Disegel, Pelayanan Desa Ngungsi ke Rumah Kadus |
|
|---|
| Bu Kades Wonogiri Magelang Didesak Mundur, Warga Geber Motor Saat Musrenbangdes |
|
|---|
| PLN Sambut Hari Listrik Nasional dan Hari Sumpah Pemuda dengan “Berbagi Cahaya Menumbuhkan Harapan |
|
|---|
| 300 Kios dan Lapak di Pasar Wonogiri Ludes Terbakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Cuma-Ada-di-Wonogiri-Rumah-Bus-Double-Decker-yang-Bikin-Tetangga-dan-Warganet-Geger.jpg)