Lemhannas Gembleng Ketua DPRD Se-Indonesia: Siap Hadapi Ancaman Siber hingga Disrupsi Teknologi
Ia mengungkapkan, Indonesia tengah menghadapi era BANI—kondisi dunia yang rapuh, penuh kecemasan, non-linear, dan sulit dipahami.
Penulis: Yuki Pramudya | Editor: Yoseph Hary W
Materi KPPD juga membedah tantangan kepemimpinan di era disrupsi teknologi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Umar Dadan Daihani. Ia menekankan bahwa pemimpin masa kini harus mampu beradaptasi dengan perubahan cepat, sekaligus memiliki visi jauh ke depan.
Menurutnya, terdapat empat tantangan utama yang dihadapi bangsa saat ini: kompleksitas geopolitik global, disrupsi teknologi, ancaman non-tradisional seperti perang dagang dan teknologi, serta dinamika sosial-demografi yang menghadirkan bonus demografi.
“Pemimpin sejati adalah mereka yang mampu melihat masa depan di tengah ketidakpastian, dengan integritas dan kepekaan nurani,” ungkapnya.
Melalui KPPD ini, Lemhannas RI menegaskan komitmennya dalam mencetak pemimpin daerah yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga tangguh, waspada, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam mengawal arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045—sebuah visi besar yang membutuhkan kepemimpinan solid dari pusat hingga daerah.
| Pesan Tembakau Sintetis via Instagram, Pemuda 22 Tahun di Magelang Diciduk Polisi |
|
|---|
| Modus Tanya Alamat KKN Ujung-ujungnya 'Njambret', Komplotan Curas Lintas Daerah Dibekuk Polisi |
|
|---|
| Dituntut 6 Bulan Penjara, Tiga Aktivis di Magelang: Preseden Buruk Kebebasan Berpendapat |
|
|---|
| Beli Pertalite Berulang untuk Dijual Kembali, Pedagang BBM Eceran Ditangkap Polisi Magelang Kota |
|
|---|
| Bangun Kepercayaan, Wali Kota Magelang Serukan Peran Aktif Parpol dan Ormas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Lemhannas-Gembleng-Ketua-DPRD-Se-Indonesia-Siap-Hadapi-Ancaman-Siber-hingga-Disrupsi-Teknologi.jpg)