5 Situs Wisata Sejarah di Karanganyar Sarat Nilai Budaya

Berikut 5 situs wisata sejarah di Karanganyar yang menarik untuk dijelajahi dan dipelajari sembari menyaksikan pemandangan yang sejuk!

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
pinterest.com
5 Rekomendasi Wisata Sejarah di Kabupaten Karanganyar. 

Karena keunikannya, Candi Cetho menjadi salah satu situs sejarah paling penting di Karanganyar.

Berikut rincian terkait Wisata Candi Cetho berdasarkan website pesonakaranganyar.karanganyarkab.go.id:

  • Lokasi: Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
  • HTM: Wisatawan lokal Rp15.000 & wisatawan mancanegara Rp30.000
  • Jam buka layanan: Setiap hari, pukul 07.00–17.00 WIB

 

2. Candi Sukuh

Candi Sukuh Kra
Candi Cetho di Tawangmangu, Karanganyar.

Candi Sukuh merupakan situs sejarah bercorak Hindu yang dibangun pada abad ke-15, pada masa akhir Kerajaan Majapahit.

Candi ini memiliki tiga teras bersusun seakan struktur punden berundak pada tradisi Megalitik.

Pada konsep Megalitik halaman paling tinggi diyakini sebagai tempat paling suci/sakral. 

Relief yang terdapat di Candi Sukuh banyak menggambarkan kehidupan manusia dan simbol kesuburan.

Keunikan tersebut menjadikan Candi Sukuh sebagai salah satu situs sejarah terkenal di Karanganyar

Selain keunikannya, Candi Sukuh ini dilengkapi fasilitas seperti mushola, tempat parker, toilet, penjual oleh-oleh, dan pendopo.

Selain fasilitas yang lengkap, hawa sejuk dan pemandangan yang indah dari ketinggan menambah keindahan berwisata di Candi Sukuh.

Hingga kini, Candi Sukuh masih menarik perhatian peneliti sejarah dan wisatawan.

Berikut rincian terkait Wisata Candi Sukuh berdasarkan website pesonakaranganyar.karanganyarkab.go.id:

  • Lokasi: Dusun Tambak, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
  • HTM: Wisatawan lokal Rp15.000 & wisatawan mancanegara Rp30.000.
  • Jam buka layanan: Setiap hari, pukul 07.00–17.00 WIB.

Baca juga: 5 Rekomendasi Museum di Solo: Wisata Sejarah Sarat Edukasi dan Budaya

3. Candi Kethek

candi kethek kra
Candi Kethek di Jenawi, Karanganyar

Candi Kethek sebenarnya telah dilaporkan sejak tahun 1842.

Namun, proses penggalian baru dilakukan pada 2005 oleh Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah bekerja sama dengan Jurusan Arkeologi Universitas Gadjah Mada serta Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Hasil penggalian menunjukkan bahwa Candi Kethek bercorak Hindu, ditandai dengan ditemukannya arca kura-kura pada undakan terbawah di teras pertama yang merupakan jelmaan Dewa Wisnu.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved