Cinta Ditolak, Celurit Bertindak

Cinta ditolak, celurit bertindak. Itulah yang terjadi di sebuah kafe di Jalan Popda, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Dok. Polres Bantul
SAJAM - Ilustrasi celurit 

Sementara korban masih berada di dalam kafe.

"Tak berselang lama ada dua orang laki-laki membawa senjata tajam masuk ke dalam dan bilang 'Seng ra enek urusan metu disek'. Setelah itu saksi 1 dan saksi 2 keluar," lanjut Sudarmiyanto.

Tak berselang lama, pelaku secara membabi buta melakukan penganiayaan terhadap korban dan kedua rekannya dengan menggunakan sajam berupa celurit.

Pelaku menyerang secara membabi buta hingga melukai ketiga korban, membuat dua di antaranya tersungkur di lantai.

Sementara AGP langsung menyelamatkan diri dengan keluar dari dalam kafe untuk meminta pertolongan warga.

"Saksi melihat korban 2 terkena senjata tajam di bagian pundak. Saat korban 2 bisa melarikan diri, korban 2 melihat korban 1 terkena senjata tajam di bagian kepala dan korban 3 terluka di bagian pinggang serta tergeletak di lantai," pungkasnya.

Tak lama kemudian warga di sekitar lokasi kejadian berdatangan ke lokasi.

Namun kedua pelaku sudah kabur terlebih dahulu.

Karena lukanya cukup dalam, ketiga korban kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Polisi yang sudah mengantongi identitasnya masih melakukan penelusuran keberadaan kedua pelaku.

Artikel ini sudah tayang di Tribun Solo.

 

Sumber: Tribun Solo
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved