Ada Pemugaran, Tiket Masuk Candi Mendut Magelang Diskon 50 Persen
Harga tiket pengunjung dewasa kini dipatok Rp5.500, anak-anak Rp3.000, sementara wisatawan mancanegara dikenai Rp15.500.
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Candi Mendut, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sedang proses pemugaran. Harga tiket masuk pun diskon sebesar 50 persen
- Diskon tiket berlaku sejak Jumat (16/1/2026) hingga pemugaran selesai.
- Harga tiket pengunjung dewasa kini dipatok Rp5.500, anak-anak Rp3.000, sedangkan wisatawan mancanegara dikenai Rp15.500.
- Untuk tiket terusan (Candi Mendut dan Candi Pawon) dihargai Rp7.000 untuk orang dewasa, Rp4.000 untuk anak-anak, dan Rp20.500 untuk turis asing.
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG – Tiket masuk Candi Mendut, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mendapat diskon sebesar 50 persen seiring berlangsungnya proses pemugaran yang masih berjalan sejak pertengahan 2025 lalu.
Pemotongan harga tiket mulai berlaku pada Jumat (16/1/2026) dan direncanakan berlangsung hingga proses pemugaran rampung yang diperkirakan selesai pada 2027 mendatang.
Harga tiket diskon
Dengan adanya diskon tersebut, harga tiket pengunjung dewasa kini dipatok Rp5.500, anak-anak Rp3.000, sementara wisatawan mancanegara dikenai Rp15.500.
Sementara untuk tiket terusan (Candi Mendut dan Candi Pawon) dihargai Rp7.000 untuk orang dewasa, Rp4.000 untuk anak-anak, dan Rp20.500 untuk turis asing.
Kepala Bidang (Kabid) Destinasi dan Industri Pariwisata Disparpora Kabupaten Magelang, Arif Rahman Hakim, mengatakan kebijakan diskon ini merupakan hasil kesepakatan antara Balai Konservasi Borobudur (MCB) dan Pemerintah Kabupaten Magelang.
“Utamanya kita untuk menarik kunjungan wisatawan. Karena dalam kondisi pemugaran, MCB dan Pemda melalui Disparpora sepakat memberikan diskon atau dispensasi tiket sebesar 50 persen,” ujar Arif, Jumat (16/1/2026).
Diskon berlaku hingga pemugaran selesai
Menurutnya, diskon tiket tersebut mulai diberlakukan sejak saat ini dan akan berlangsung hingga proses pemugaran Candi Mendut selesai.
Pemugaran sendiri telah disosialisasikan kepada masyarakat dan diproyeksikan berlangsung hingga tahun 2027.
“Pemugaran ini ada tiga tahap. Tahap pertama sudah dimulai tahun 2025, kemudian tahap kedua direncanakan pada 2026, dan tahap ketiga pada 2027,” jelasnya.
Jaga minat kunjungan
Arif menyebut, hingga saat ini proses pemugaran. Pada tahap ketiga nantinya, direncanakan akan dilakukan pemasangan struktur atap secara lengkap, serupa dengan konsep yang ada di Candi Pawon.
“Di 2027 rencananya ada pemasangan komplit, termasuk atap. Selama ini kan terlihat seperti terputus di bagian atasnya,” ungkapnya.
Selain untuk menjaga minat kunjungan wisatawan, kebijakan diskon tiket juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi para pedagang di sekitar kawasan Candi Mendut.
“Kami juga membantu pedagang supaya tetap mendapatkan manfaat ekonomi meskipun ada pemugaran. Kalau ada wisatawan datang, pedagang juga tetap dapat rezeki,” katanya. (tro)
| Momen Asep Serahkan Berkas Aduan ke Presiden karena Pinjaman Almh Istri di Bank Masih Dikenai Biaya |
|
|---|
| Sekilas Tentang PT VKTR, Pabrik Perakitan Kendaraan Listrik yang Diresmikan Presiden |
|
|---|
| Prabowo Pastikan Indonesia Emas dan Terang |
|
|---|
| Demi Keadilan, Seorang Warga Nekat Adang Iring Iringan Presiden |
|
|---|
| Presiden Prabowo Subianto Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersil Berbasis Listrik di Magelang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pemugaran-Candi-Mendut-di-Magelang-Terhambat.jpg)