Pemkab Magelang Benahi Data Kependudukan, Bidik Pengentasan Kemiskinan Lebih Akurat

Data kependudukan yang valid menjadi kunci utama agar program pemerintah benar-benar tepat sasaran.

Tayang:
Penulis: Yuki Pramudya | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/Yuki Pramudya
Bimbingan Teknis Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pendayagunaan Data Kependudukan di Ruang Bina Karya Setda Kabupaten Magelang. Rabu, (13/05/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Magelang menggelar bimbingan teknis pengelolaan data kependudukan untuk mendukung pengentasan kemiskinan dan pelayanan publik.
  • Program “Satu Data Adminduk” menekankan pentingnya data valid agar bantuan sosial dan kebijakan tepat sasaran.
  • Inovasi layanan seperti “Adminduk 1 Jam” dihadirkan untuk masyarakat miskin dan rentan, dengan perluasan pelayanan hingga tingkat desa.

 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten Magelang terus memperkuat validasi data administrasi kependudukan sebagai langkah strategis untuk mendukung pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. 

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pendayagunaan Data Kependudukan di Ruang Bina Karya Setda Kabupaten Magelang, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang melibatkan jajaran kecamatan, kepala desa, operator desa, hingga petugas registrasi itu menjadi bagian dari implementasi visi pembangunan “Anyar Gress” yang menekankan tata kelola pemerintahan berbasis data, inovatif, dan kolaboratif.

Data valid, program tepat sasaran

Bupati Magelang yang diwakili Kepala Disdukcapil Kabupaten Magelang, Raden Anta Murpuji Antaka, menegaskan bahwa data kependudukan yang valid menjadi kunci utama agar program pemerintah benar-benar tepat sasaran.

“Data kependudukan harus menjadi dasar pengambilan kebijakan. Dengan data yang valid, pemerintah bisa merancang program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Anta.

Menurutnya, data administrasi kependudukan bukan sekadar angka, tetapi menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan daerah, terutama untuk program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui program “Satu Data Adminduk Kabupaten Magelang”, lanjutnya, pemerintah daerah ingin memastikan bantuan sosial, peningkatan penghasilan masyarakat, hingga pengurangan beban warga Desil 1 dan Desil 2 dilakukan berdasarkan data yang akurat dan terintegrasi.

Inovasi layanan publik

Selain memperkuat validasi data, Pemkab Magelang juga terus menghadirkan inovasi pelayanan publik melalui program “Pelayanan Adminduk 1 Jam”, khususnya untuk masyarakat miskin dan kelompok rentan.

“Dengan semangat Anyar Gress, seluruh jajaran harus konsisten menjalankan rencana aksi daerah agar data kependudukan benar-benar menjadi instrumen efektif dalam menurunkan angka kemiskinan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Suharno, menilai pelayanan administrasi kependudukan harus semakin dekat dengan masyarakat dan mampu memangkas proses birokrasi yang berbelit.

“Pelayanan harus mendekat kepada masyarakat. Dengan sistem yang sudah dibangun sekarang, diharapkan keluhan masyarakat terkait pengurusan dokumen kependudukan bisa berkurang,” ujarnya.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Magelang, Sholeh, juga menegaskan bahwa pelayanan administrasi kependudukan merupakan layanan dasar yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan seluruh siklus kehidupan masyarakat.

“Kalau pelayanan bisa selesai 10 menit, jangan dibuat 30 menit. Bahkan kalau bisa lima menit selesai, itu yang harus dilakukan,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi langkah Disdukcapil Kabupaten Magelang yang telah memperluas pelayanan hingga tingkat kecamatan dan desa dengan melibatkan operator desa yang telah mendapatkan pelatihan khusus.

Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, seluruh peserta diharapkan semakin teliti dalam pengelolaan data administrasi kependudukan sekaligus mampu memperkuat pelayanan publik yang cepat, tepat, dan akurat bagi masyarakat Kabupaten Magelang.

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved