Geger Pagi Buta di Jalan Timoho Jogja, Ular Sanca 4 Meter Sembunyi di Bawah Lemari Pakaian Warga
Seekor ular sanca kembang (reticulated python) berukuran raksasa ditemukan bersembunyi di dalam salah satu rumah penduduk
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Warga Jalan Timoho, Kota Yogyakarta digegerkan oleh penemuan ular sanca kembang sepanjang 4 meter di bawah lemari pakaian.
- Petugas Damkarmat Kota Yogyakarta bergerak cepat dan berhasil mengevakuasi ular tersebut hanya dalam waktu 5 menit.
- Ular sanca itu langsung dibawa ke Mako Induk untuk dilepaskan kembali ke habitat yang aman dan jauh dari permukiman warga.
TRIBUNJOGJA.COM - Warga di seputaran Jalan Timoho, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta mendadak dibuat geger pada Rabu (10/6/26) pagi.
Seekor ular sanca kembang (reticulated python) berukuran raksasa ditemukan bersembunyi di dalam salah satu rumah penduduk, tepat di bawah lemari pakaian.
Ular di pagi buta
Kehadiran reptil sepanjang kurang lebih 4 meter tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik rumah yang berdomisili di Jl. Timoho II/36 sekitar pukul 04.50 WIB, saat tengah bersiap-siap memulai aktivitas pagi.
Lantaran ukuran ular yang sangat besar dan berpotensi membahayakan seisi rumah, yang bersangkutan langsung berinisiatif menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta, untuk meminta bantuan evakuasi.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Yogyakarta, Taokhid, menjelaskan, setelah menerima laporan, Tim Mako Induk langsung bergerak cepat menuju lokasi.
Damkar kirim satu regu lengkap
Dengan jarak tempuh menuju tempat kejadian yang tak terlampau jauh, satu regu personel rescue pun diterjunkan dengan memboyong armada penyelamatan lengkap.
"Karena ularnya di bawah lemari, ruang gerak petugas cukup sempit. Tapi, berkat keahlian dan kesigapan petugas di lapangan, ular sanca berhasil dijinakkan tanpa perlawanan berarti," ujarnya.
Benar saja, petugas Dinas Damkarmat hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit untuk mengamankan ular tersebut, dan memastikan area rumah kembali kondusif.
Lepas ke habitat jauh permukiman
Setelah berhasil dievakuasi, ular sanca kembang itu langsung dibawa oleh petugas ke Mako Induk dan akan dilepaskan kembali ke habitat yang aman serta jauh dari permukiman warga.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan rajin memeriksa sudut-sudut rumah yang dirasa lembab, gelap, atau jarang dibersihkan. Area-area tersebut kerap menjadi tempat favorit bagi reptil atau hewan liar untuk bersembunyi," jelasnya.
Pihaknya pun mengingatkan warga Kota Yogyakarta agar tidak ragu menghubungi petugas jika menghadapi situasi darurat yang mengancam keselamatan, baik kejadian kebakaran maupun evakuasi hewan berbahaya.
Layanan call center Dinas Damkarmat tersedia 24 jam bagi warga yang membutuhkan bantuan kedaruratan melalui nomor telepon (0274) 587101 atau saluran WhatsApp di 08112828113. (aka)
| Gonjang-ganjing Kenaikan Harga Kebutuhan Masyarakat, Pemkot Yogya Siapkan Bantalan Ekonomi |
|
|---|
| Cerita Rixie, Penyandang Low Vision Hadapi Asumsi Negatif dalam Mencari Kerja |
|
|---|
| Open House HUT Ke-79 Pemkot Yogya, Warga Keluhkan Bising Diskotek hingga SPPG Tak Berizin |
|
|---|
| Harga BBM Nonsubsidi Tembus Rp 16.250, Pemda DIY Kencangkan Ikat Pinggang |
|
|---|
| Update Laporan Aktivitas Kegempaan Gunung Merapi Rabu 10 Juni 2026 Siang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Geger-Pagi-Buta-di-Jalan-Timoho-Jogja-Ular-Sanca-4-Meter-Sembunyi-di-Bawah-Lemari-Pakaian-Warga.jpg)