Misteri Api di Rumah Warga Sleman

BRIN Ikut Terjun ke Lapangan, Teliti Fenomena Teror Api Misterius di Rumah Warga Seyegan Sleman

BRIN mulai turun ke lokasi setelah rentetan kebakaran secara acak tersebut tak kunjung berhenti selama lebih dari dua pekan terakhir di Seyegan

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
Peneliti Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN, Hari Soekarno 

Untuk memastikan jenis gas yang menjadi bahan bakar fenomena ini, apakah gas metana atau hidrogen, tim mau tidak mau harus melakukan sampling atau pengambilan sampel udara di dalam ruangan.

Tantangannya, konsentrasi gas di lokasi terpantau sangat rendah sehingga menyulitkan proses pengambilan sampel.

Selain itu, fasilitas laboratorium kromatografi gas atau gas chromatography di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dinilai belum siap untuk melakukan pengujian ini.

"Kami punya alat di Jakarta, (tapi) mungkin akan sulit ya membawa sampling gas ke Jakarta. Nah, nanti kita diskusikanlah untuk itu.Tetapi untuk mengetahui jenis gasnya, mau tidak mau kita akan lakukan sampling," kata Hari. 

Menurutnya, titik api yang muncul di rumah Agusyani ini merupakan fenomena langka, karena gas bisa menyala di suhu ruangan rendah. 

Bahkan diakui peneliti BRIN, ini adalah kasus pertama yang mereka tangani di Indonesia.

Kemunculan gas rawa di alam terbuka mungkin sudah lazim ditemukan, namun kasus material yang terbakar sendiri di dalam rumah tanpa pemantik api jelas menjadi teka-teki besar yang kini coba dipecahkan oleh para peneliti.

"Belum, kalau yang semacam ini, belum pernah (kami tangani). Tapi kalau kemunculan (gas) di alam terbuka itu sering. Yang gas rawa tadi, itu sudah sering. Cuman kalau yang seperti ini, terbakar di suhu rendah, belum,"jelas dia.(*) 

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved