Kata Bupati Agung setelah Kulon Progo Bisa Menggelar Kegiatan Bersponsor Rokok

Bupati Agung pun menilai dengan terbukanya peluang sponsor dari perusahaan rokok bisa membuatnya lebih banyak menggelar kegiatan besar

Tayang:
Penulis: OSE | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/Alexander Ermando
Foto dok ilustrasi. Bupati Kulon Progo Agung Setyawan. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Kulon Progo menilai masuknya sponsor perusahaan rokok pascarevisi Perda KTR dapat membuka peluang lebih luas untuk menggelar berbagai acara besar.
  • Kehadiran sponsor ini diharapkan mampu menggairahkan sektor pariwisata, menarik investor, serta menggerakkan roda ekonomi para pelaku UMKM lokal.

 

TRIBUNJOGJA.COM - Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menilai masuknya perusahaan rokok sebagai sponsor di Kulon Progo bisa membuka peluang lebih luas untuk menghadirkan berbagai kegiatan. 

Dengan terbukanya sponsor rokok di Kulon Progo, menurutnya, akan banyak kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami berharap dengan adanya sponsor yang sudah bisa masuk, kegiatan di sektor pariwisata dan olahraga semakin bergairah dan mampu menggerakkan UMKM," kata Agung memberikan keterangannya pada Minggu (07/06/2026).

Pernyataannya itu disampaikan setelah Pemkab Kulon Progo menggelar Kulon Progo Fair di Alun-alun Wates sepanjang hari pada Sabtu (06/06/2026).

Kegiatan akbar tersebut menggandeng perusahaan rokok sebagai sponsor tunggal.

Kegiatan dengan sponsor dari perusahaan rokok itu jadi yang pertama kalinya di Kulon Progo sejak revisi Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Jika sebelumnya sponsor rokok dilarang, maka saat ini sudah dibuka.

Banyak kegiatan besar

Bupati Agung pun menilai dengan terbukanya peluang sponsor dari perusahaan rokok bisa membuat pihaknya lebih banyak menggelar berbagai kegiatan besar di Kulon Progo.

Seperti yang berkaitan dengan seni budaya hingga sport tourism.

Menurut Agung, kegiatan besar di Kulon Progo bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.

Khususnya secara ekonomi, di mana pendapatan para pelaku UMKM bisa lebih meningkat.

"Berbagai kegiatan itu juga menjadi cara kami untuk menarik wisatawan datang ke Kulon Progo," jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kulon Progo, Sutarman menyampaikan Kulon Progo Fair digelar sejak pagi hingga malam hari.

Kegiatan diawali dengan senam massal dan riding wisata yang dilakukan oleh komunitas sepeda motor menjelajah sejumlah destinasi wisata di Pegunungan Menoreh.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved