Update Gunung Merapi : Aktifitas Vulkanik Masih Tinggi, Suplai Magma Terus Berlangsung
Suplai magma dari dalam perut bumi ke puncak Merapi masih terus berlangsung
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Aktifitas kegempaan di perut Gunung Merapi masih cukup tinggi.
Suplai magma dari dalam perut bumi ke puncak Merapi masih terus berlangsung.
Berdasarkan laporan harian yang dirilis oleh magma.esdm.go.id, dalam kurun waktu 6 jam terakhir, tercatat ada 31 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2-14 mm dan lama gempa 51.56-164.02 detik.
Kemudian 40 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2-29 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 9.68-32.84 detik.
Serta1 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 23 mm, dan lama gempa 17.1 detik.
" 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 4 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 54.23 detik," tulis laman magma.esdm.go.id dikutip Tribun Jogja, Rabu (3/6/2026).
Baca juga: Aktivitas Gunung Merapi Rabu 3 Juni 2026 Pagi Ini: Teramati 6 Kali Guguran Lava dalam 6 Jam Terakhir
Dalam periode yang sama, Gunung Merapi meluncurkan guguran lava sebanyak 6 kali ke arah Kali Sat/Putih sejauh maksimal 2000 meter.
Sementara puncak terpantau secara jelas dengan asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 100 meter dari puncak.
Cuaca cerah, angin tenang ke arah barat.
Suhu udara sekitar 18°C. Kelembaban 88 persen. Tekanan udara 917 mmHg.
Hingga saat ini Gunung Merapi masih berstatus level III.
BPPTKG meminta masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi bahaya yang ada, terutama pada sektor-sektor berikut:
- Sektor Selatan-Barat Daya: Sungai Boyong (5 km), Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng (7 km).
- Sektor Tenggara: Sungai Woro (3 km) dan Sungai Gendol (5 km).
- Erupsi Eksplosif: Lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Peringatan Penting:
Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas apapun di daerah potensi bahaya tersebut.
Selain itu, warga diimbau mewaspadai potensi bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di hulu sungai, serta mengantisipasi gangguan abu vulkanik.
Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi akan terus dipantau secara ketat. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, status aktivitas akan segera ditinjau kembali. (*)
| Aktivitas Gunung Merapi Rabu 3 Juni 2026 Pagi Ini: Teramati 6 Kali Guguran Lava dalam 6 Jam Terakhir |
|
|---|
| Update Laporan Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Selasa 2 Juni 2026 Siang Ini |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Selasa 2 Juni 2026 Pagi Ini: Teramati Ada 8 Kali Guguran Lava |
|
|---|
| Merapi Luncuran Guguran Lava Pijar Tujuh Kali Selama Enam Jam Terakhir |
|
|---|
| Laporan Aktivitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu 31 Mei 2026 Siang Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260206-Aktivitas-Gunung-Merapi-pagi-ini.jpg)