JOGJA HARI INI : Pecahkan Misteri Teror Api
Selama sepekan terakhir, penghuni rumah dilanda kecemasan dan ketegangan akibat teror titik api misterius yang terus bermunculan.
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
Kejadian ini menjadi perhatian sejumlah pihak. Beberapa personel dari kampus dan instansi terkait dijadwalkan meninjau pada Sabtu (30/5/2026) hari ini, untuk mencari tahu penyebab peristiwa tersebut.
Sebelumnya, sejumlah analisa menyebutkan jika titik api ini dipicu dari bocornya gas metana yang bersumber di septic tank. Tindak lanjut yang dilakukan adalah menguras dan mengecek saluran pipanya. Termasuk, meninggikan pipa pernapasan septic tank. Namun, titik api masih sering muncul.
Pemilik rumah dan keluarga tetap siaga. Barang-barang di beberapa ruangan pun telah dikeluarkan untuk menghindari potensi terbakar seperti yang sudah-sudah.
Putri Agus Yani, H. Mutfiana, mengungkapkan, api tiba-tiba muncul begitu saja, seperti yang terjadi sepekan ini, sembari bercerita betapa melelahkannya situasi tersebut.
Teror api begitu melelahkan, karena dalam sehari, bisa terjadi hingga lima kali.
Untuk menyiasati keadaan, keluarga Agus terpaksa menguras isi rumah mereka. Barang-barang yang mudah terbakar dievakuasi ke luar ruangan.
Di setiap sudut, kini bersiap ember-ember berisi handuk basah serta Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Mereka harus terus terjaga 24 jam, memasang mata dan telinga demi mengantisipasi kemunculan titik api baru.
Baca juga: Misteri Rumah Api Seyegan Sleman, PLN Pastikan Instalasi Listrik Aman dari Konsleting
Observasi
Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada bakal melakukan observasi ke rumah Agus Yani di Seyegan, Sleman.
Koordinator Tim PKPE FT UGM, Alva Edy Tontowi mengatakan kunjungan tim PKPE akan dilakukan Sabtu (30/5/2026) hari ini.
Ia menyebut kunjungan tersebut bukan karena permintaan Pemerintah Kabupaten Sleman, namun empati dari para akademisi UGM.
"Enggak ada (permintaan Pemkab Sleman). Ini hanya empati ya, yang pada punya ilmu itu loh. Itu ada problem di masyarakat, ada yang bingung. Nah, ini kami membawa teman-teman yang punya ilmu, supaya bisa memberikan pencerahan," katanya, Jumat (29/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, tim PKPE UGM melibatkan berbagai departemen, seperti Teknik Mesin dan Industri, Teknik Nuklir dan Fisika, Teknik Sipil dan Lingkungan, dan Geologi. Ada sekitar tujuh yang akan terjun langsung ke lokasi.
Sebagai langkah awal, tim ini akan melakukan observasi dengan melihat sumber kebakaran, tempat yang terbakar dan lingkungannya.
"Ya observasinya nanti melihat sumbernya, terus tempat yang kebakaran, terus lingkungannya gitu. Belum (membawa alat tertentu), soalnya ini kan waktunya nyrepek (mepet) banget. Kan keputusan mau observasi itu kemarin. Jadi mungkin nanti setelah visit ini, nanti visit berikutnya mungkin (membawa alat khusus yang dibutuhkan)," terangnya.
| Jumlah Pasokan Gas Melon dari Agen ke Sejumlah Pangkalan di Bantul Tak Sesuai Kontrak, Ini Faktanya |
|
|---|
| Tidak Ada Kebocoran Instalasi, Tanpa Pemicu Panas, Kemunculan Api di Rumah Seyegan Masih Misteri |
|
|---|
| Dinkes Sleman Berencana Bantu Tangani Trauma Psikologis Korban Teror Api Rumah di Seyegan |
|
|---|
| Tim Teknik PLN UP3 Sleman Periksa Instalasi Listrik di Rumah yang Terbakar Api Misterius di Seyegan |
|
|---|
| Ahli Geologi UPN Veteran Jogja Sebut Kejanggalan Fenomena Api Misterius di Seyegan, Ini Analisisnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20262905-Titik-api-menyala-di-Seyegan-Jumat-siang.jpg)