Kisah Inspiratif
Kisah Korban Gempa Bantul 2006 Bangkit dengan Usaha Jahit Limbah Plastik
Sunarto (60), korban gempa Bantul 2006, bangkit dari keterbatasan fisik dengan mendirikan usaha Mandes yang mengolah limbah plastik menjadi produk
Penulis: IWE | Editor: Iwan Al Khasni
Ringkasan Berita:Sunarto (60), korban gempa Bantul 2006, bangkit dari keterbatasan fisik dengan mendirikan usaha Mandes yang mengolah limbah plastik menjadi produk kreatif. Dari kursi roda, ia membuktikan semangat pantang menyerah.
Tribunjogja.com Bantul -- Di tengah padatnya penduduk Padukuhan Jejeran II, Kalurahan Wonokromo, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul, seorang laki-laki duduk di kursi roda terlihat sibuk dengan mesin jahit.
Dialah Sunarto (60), korban gempa bumi Bantul 2006 yang kini bangkit dengan usaha kreatif mengolah limbah plastik.
Dengan tangan cekatan, ia menjahit lembaran plastik bekas menjadi tas, dompet, hingga topi.
Kursi roda yang menemaninya menjadi saksi ketangguhan bahwa keterbatasan fisik bukanlah akhir segalanya.
• Bertahan Selama 3 Generasi, Pengolah Lele Asap di Kulon Progo Kini Kesulitan Dapatkan Penerus
Peristiwa Gempa 2006
Sunarto mengenang peristiwa pilu pada pagi 2006. Saat bersiap berjualan siomai, gempa dahsyat mengguncang Bantul.
Ia tertimpa reruntuhan rumah tetangga dan mengalami patah tulang belakang. Rumahnya terbakar karena api menyambar 20 liter minyak tanah di dekat kompor.
Beruntung, anak dan istrinya selamat. Namun Sunarto harus menjalani operasi dan perawatan panjang di RSUP Dr. Sardjito.
Selama dua bulan, istrinya setia mendampingi, sementara anaknya dititipkan ke tetangga.
Setelah keluar dari rumah sakit, Sunarto tinggal di tenda pengungsian selama tiga minggu.
Ia kemudian menjalani terapi di YAKKUM Kaliurang, di mana perlahan bisa berjalan dengan kruk.
Istrinya, Krismiyati, bahkan menjadi relawan untuk membantu pasien lain.
Pada 2007, Sunarto mendapat bantuan rumah dari program CSR.
Awalnya, ia bergantung pada istrinya yang berjualan kue. Namun semangatnya untuk mandiri membuatnya belajar menjahit limbah plastik.
Tahun 2010, Sunarto mendirikan usaha Mandes (Kreasi Limbah Plastik Mandiri Disabilitas).
| Menjaga Marwah Sepeda Federal: Memori Kejayaan Global di Tirtoadi Mlati Sleman |
|
|---|
| Kabar Lea Bocah SD di Kulon Progo Asuh Adik Saat Ibu Jalani Kemoterapi |
|
|---|
| Kisah Bripda Khoirudin Mustakim Harumkan Nama Klaten di SEA Games 2025 |
|
|---|
| Dias Rizki Anak Penjual Sate Asal Cilacap Jadi Wisudawan Terbaik Untidar Magelang |
|
|---|
| Kisah Muhammad Suryo Alumni UPN Yogyakarta Jadi Bos Rokok HS hingga Tambang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Lumpuh-Akibat-Gempa-Bantul-Sunarto-Kini-Bangkit-Menjahit-Harapan-Baru-Lewat-Limbah-Plastik.jpg)