Stok Hewan Kurban di Kota Yogyakarta Minim, Andalkan Pasokan dari Luar Daerah

stok hewan kurban yang tersedia di peternakan lokal di Yogyakarta tercatat sangat minim, baik untuk hewan jenis kambing dan domba maupun sapi.

Tayang:
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Azka Ramadhan
HEWAN KURBAN - Deretan hewan ternak sapi yang tersedia di UD Segar Farm di Pakuncen, Kemantren Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Jumat (8/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Stok hewan kurban di Kota Yogyakarta terbilang minim, baik untuk kambing, domba hingga sapi
  • Kota Yogyakarta masih mengandalkan pasokan hewan kurban dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan
  • Setiap hewan yang masuk ke wilayah Kota Yogyakarta wajib melalui proses skrining dokumen dan pemeriksaan fisik, dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH)

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keterbatasan lahan peternakan membuat Kota Yogyakarta harus bergantung penuh pada pasokan luar daerah untuk mencukupi kebutuhan hewan kurban menjelang Iduladha 2026.

Saat ini, stok hewan kurban yang tersedia di peternakan lokal dalam kota tercatat sangat minim, baik untuk hewan jenis kambing dan domba maupun sapi.

​Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sukidi, menyebutkan populasi sapi yang ada di peternakan wilayah Kota Yogyakarta saat ini hanya berkisar di angka 200 ekor.

Jumlah tersebut tentu sangat jauh dari total kebutuhan masyarakat jika berkaca pada data pemotongan hewan kurban tahun-tahun sebelumnya.

​"Ketersediaan di kota itu hanya sedikit karena peternakannya hanya di sini saja, sekitar 200 ekor sapi. Untuk kambing malah lebih sedikit lagi. Sehingga, sebagian besar hewan kurban untuk masyarakat Kota Yogya harus mendatangkan dari luar," ungkapnya, saat meninjau UD Segar Farm Pakuncen, Wirobrajan, Jumat (8/5/2026).

​Berdasarkan data tahun 2025, total hewan kurban yang dipotong di wilayah Kota Yogyakarta sekitar 15.777 ekor, gabungan dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan titik-titik pemotongan di masyarakat.

​Di RPH yang dikelola Dinas Pertanian dan Pangan, tercatat sebanyak 7.524 ekor hewan disembelih, yang terdiri dari 2.443 sapi, 1.554 kambing, dan 3.527 domba.

Sementara di luar RPH yang tersebar di 600 titik wilayah kota, terdapat 8.253 ekor hewan yang dipotong, meliputi 2.447 sapi, 1.342 kambing, dan 4.434 domba.

Baca juga: DPKP DIY Datangkan Ternak dari Luar DIY untuk Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban

Andalkan Pasokan dari Luar Kota​

Melihat tingginya angka tersebut, Sukidi menjelaskan bahwa pasokan dari berbagai daerah di dalam dan sekitar DIY bahkan luar Jawa menjadi tumpuan utama. 

"Pasokan banyak datang dari Wonosari (Gunungkidul), kemudian ada yang dari Magelang, Madura, hingga Bali. Tapi, yang paling dominan tetap dari wilayah DIY sendiri, terutama Wonosari," jelasnya.

​Meski bergantung pada kiriman luar daerah, Sukidi menjamin aspek kesehatan hewan tetap menjadi prioritas utama untuk mendapat perhatian penuh dari instansinya.

Setiap hewan yang masuk ke wilayah Kota Yogyakarta wajib melalui proses skrining dokumen dan pemeriksaan fisik, dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan Sertifikat Veteriner.

​"Pasti kami cek setiap hari. Sejak pedagang diizinkan berjualan sampai nanti akhir masa jualan, petugas akan berkeliling memeriksa kesehatan hewan di lapak-lapak. Meskipun sudah membawa SKKH, pemeriksaan fisik tetap kami lakukan untuk memastikan hewan benar-benar layak kurban," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved