DIY Perluas Ekosistem Perlindungan Karya, Kampus dan UMKM Jadi Sasaran Utama
Pemda DI Yogyakarta memperkuat langkah strategis dalam melindungi karya intelektual sebagai mesin baru penggerak ekonomi daerah.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Joko Widiyarso
Sri Paduka menekankan bahwa sosialisasi harus dilakukan lebih masif dan menyentuh akar rumput.
Selain itu, pemerintah daerah berkomitmen memastikan layanan pendaftaran berlangsung dengan prinsip kemudahan, kecepatan, serta transparansi biaya yang jelas.
Harapannya, perlindungan hukum ini tidak hanya menjadi simbol legalitas, tetapi menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang berbasis pada orisinalitas dan inovasi.
"Sri Paduka tadi mengharapkan kami lebih aktif mengenalkan program Hak Intelektual ini, terutama kepada kalangan mahasiswa dan kaum muda. Kita harus merangkul semua lapisan agar masyarakat paham bahwa perlindungan hukum ini adalah kunci untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi mereka," pungkas Agung.
Sinergi ini diharapkan mampu membawa Yogyakarta melampaui citranya sebagai kota budaya, yakni menjadi provinsi yang mandiri secara ekonomi melalui proteksi aset-aset kreatif masyarakatnya.
| Ketahanan Pangan DIY: Serapan Beras BULOG Capai 76 Persen, Siap Hadapi El Nino |
|
|---|
| DPKP DIY Datangkan Ternak dari Luar DIY untuk Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban |
|
|---|
| Lindungi Sumber Daya Perairan Umum Darat, DKP DIY Gelar Gerebek Ikan Sapu-sapu |
|
|---|
| Eko Suwanto Desak Pemangkasan Anggaran Pendidikan Dihentikan, Belasan Ribu Anak di DIY Tak Sekolah |
|
|---|
| Ojek Online DIY Desak Kejelasan dan Keterbukaan Perpres No 27 Tahun 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kepala-Kanwil-Kemenkumham-DIY-Agung-Rektono-Seto-seusai-bertemu-Wakil-Gubernur-DIY.jpg)